Magang Ke Jepang, Di Muko - Muko Minim Peminat

Daerah  RABU, 27 MARET 2019 , 19:29:00 WIB | OLEH: REDAKSI

Magang Ke Jepang, Di Muko - Muko Minim Peminat

Ulliatul Annisa/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan, Tranmigrasi dan Tenaga Kerja (DPMPPTK) Kabupaten Mukomuko, mengaku bahwa minat masyarakat di daerah ini untuk mengikuti magang ke Jepang sangat minim.

Buktinya, sejak pendaftaran dibuka beberapa bulan yang lalu baru ada 6 orang yang mendaftarkan ke DPMPPTTK. Padahal, alokasi dari Kementerian Ketenagakerjaan sebanyak 10.000 orang. Terutama bagi lulusan SMA-SMK sederajat, berusia 18 hingga 26 tahun se-Indonesia.

Kepala DPMPPTTK Mukomukk, Edy Kasman, melalui Kasi Lattas dan Binapenta, Ulliatul Annisa menyampaikan, sejauh ini baru ada 6 orang yang telah mendaftar berasal dari 4 Kecamatan.

Diantaranya, 2 orang dari Kecamatan Lubuk Pinang dan 2 orang dari Teramang Jaya. Kemudian dari Kecamatan Ipuh dan Kecamatan Manjuto, masing- masing satu orang.

"Empat orang sudah mengantarkan berkasnya ke kita. Sedangkan, dua orangnya lagi belum mengantarkan berkas. Karena mereka mendaftar sistem online. Namun tetap kita catat sebagai pendaftar. Dari enam orang pendaftar ini semuanya laki-laki,” ujarnya, Rabu (27/3).

Disamping itu, sambungnya, masih ada waktu bagi yang ingin magang ke negeri Sakura ini. Pasalnya, pendaftaran akan dibuka hingga tanggal 20 April mendatang. Tak hanya itu, pihaknya akan upayakan rutin gelar sosialisasi ke masyarakat, khususnya di sekolah. Bahkan, ia menargetkan tiap kecamatan mengirim satu orang perwakilan.

"Kenapa minimnya peserta dari Mukomuko, karena kurangnya sosialisasi dari kita. Anggarannya sedikit untuk melakukan sosialisasi disetiap sekolah maupun di Kecamatan, sosialisasi sekarang ini hanya dilakukan di beberapa tempat saja seperti di Balai Latihan Kerja (BLK),” terangnya.

Menurutnya, magang ke Jepang ini peluang bagi setiap orang untuk meningkatkan keterampilan. Selain mendapat piagam atau sertifikat, peserta magang juga dapat uang saku.

"Jika selama magang pesertanya bagus kinerjanya, tidak menutup kemungkinan akan dipekerjakan di perusahaan yang ada di Jepang. Bahkan, diketahui peserta magang selama tiga tahun bisa mendapatkan sekitar Rp 80 juta,” tutupnya. [tmc]

Komentar Pembaca