Sedikit Peluang Bagi 153 CPNS Luar Domisili Nyoblos Di Lebong

Daerah  RABU, 20 MARET 2019 , 20:10:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Sedikit Peluang Bagi 153 CPNS Luar Domisili Nyoblos Di Lebong

Yayan Hardian/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Sedikit peluang bagi 153 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemkab Lebong yang berdomisili luar daerah, menggunakan hak pilihnya di wilayah Lebong pada pemilu tahun 2019 mendatang.

Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Yayan Hardian, meminta masyarakat mengecek ulang kembali Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing.

"Pengecekan bisa melalui aplikasi android, maupun datang langsung ke KPU terdekat dengan membawa e-KTP," katanya, Rabu (20/3) siang.

Ia mengakui, ada mekanisme bagi pemilih yang tinggal di daerah asal untuk tetap bisa memilih di tempat lain yang tidak sesuai domisili KTP. Dengan catatan, pemilih menunjukkan formulir A5 yang diperoleh dari Panitia Pemungutan Suara (PPS).

"Sejak Daftar Pemilih Tetap (DPT) keluar, pemilih sudah bisa meminta formulir A5 ke petugas PPS di tempat asal untuk ditunjukkan ke petugas PPS tujuan. Formulir A5 adalah formulir model khusus, yaitu model formulir untuk menyatakan bahwa dia memilih tidak di tempat asal sesuai KTP," tambah Yayan.

Formulir A5 ini, lanjutnya, harus diurus langsung oleh pemilih, tidak dapat diwakilkan. Mekanisme mendapatkan formulir A5 ini dapat digunakan untuk Pemilu Legislatif (pileg) dan Pemilu Presiden (pilpres).

Setalah dicek, jika TPS masih di kampung halaman dan pemilih bersangkutan tidak bisa datang ketika masa pencoblosan, pemilih diminta segera melapor ke KPU di tempat ia tinggal saat ini. "Tinggal bawa e-KTP juga," katanya.

Baca: Kadis Pertanian Dan Perikanan Terima Kejutan Dari BaBe MaMan

Akan tetapi, tegas Yayan, untuk urus pindah memilih sudah berakhir tanggal 17 Maret lalu. "Jadi lewat dari 17 Maret, KPU tidak lagi melayani warga yang ingin pindah memilih," tegasnya.

Apakah masih berpeluang masuk Daftar Pemilih Khusus (DPK) ia enggan berspekulasi. Ia menjelaskan DPK adalah warga yang punya hak pilih namun belum terdata dalam DPT.

Pemilih kategori ini bisa menggunakan hak pilihnya cukup dengan membawa e-KTP di TPS terdekat sesuai alamat pada e-KTP. Tidak bisa mencoblos di TPS di luar alamat e-KTP.

Namun, pemilih dalam DPK hanya bisa menggunakan hak pilihnya satu jam terakhir sebelum TPS ditutup yaitu pukul 12.00-13.00 waktu setempat, dengan catatan selama surat suara masih tersedia.

"Apakah bisa memilih melalui DPK itu nanti. Karena waktu penerbitan KPT-el juga termasuk dalam syarat DPK. Pun jika KTP-el mereka baru dicetak akhir - akhir ini. Yang jelas, kita tunggu petunjuknya," tutup Yayan.

Disisi lain, ia berharap seluruh warga bisa menggunakan hak pilihnya sesuai ketentuan yang berlaku. "Kita juga kaget ternyata banyak CPNS asal luar daerah. Yang jelas, kita harap nanti seluruh warga bisa menggunakan hak pilihnya," tandasnya.

Untuk diketahui, dari total 206 calon ASN di lingkungan Pemkab Lebong yang lolos seleksi tahun 2018 lalu saat ini bertugas di Kabupaten Lebong. Tercatat sebanyak 53 asal Kabupaten Lebong dan 153 berasal luar Lebong. [tmc]



Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00