Dua Jenazah WNI Korban Mutilasi Di Malaysia Dipulangkan

Nusantara  KAMIS, 14 MARET 2019 , 18:02:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Dua Jenazah WNI Korban Mutilasi Di Malaysia Dipulangkan

Ilustrasi/Net

RMOLBengkulu. Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur memulangkan dua jenazah warga Indonesia korban mutilasi.

Berdasar keterangan tertulis yang diterima pada Kamis (14/3), pemulangan tersebut dilakukan pada Rabu sore (13/3) menggunakan penerbangan Malaysia Airlines melalui Bandara Soekarno-Hatta.  

Pada hari yang sama, dua jenazah langsung diserahkan kepada keluarga masing-masing di Bandung dan di Pangandaran, Jawa Barat.

"Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan sekaligus menyampaikan komitmen KBRI untuk mengawal proses hukum  kasus ini di Malaysia", ucap pejabat Fungsi Konsuler KBRI Kuala Lumpur, Shabda Thian, yang mengantarkan jenazah dari Kuala Lumpur ke Bandung.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI), Lalu Muhammad Iqbal, mengatakan, Pemerintah Indonesia dan Malaysia sama-sama memberi perhatian serius terhadap kasus pembunuhan keji atas dua WNI bernama Nuryanto dan Ai Munawwarah. Proses pencocokan DNA dan sidik jari korban hingga pemulangan kedua jenazah pun telah dilakukan.

Terkait kasus itu, Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM) telah memeriksa dua orang warga negara Pakistan selama dua bulan terakhir. Mereka diduga ditemui korban terakhir kali sebelum dinyatakan hilang.

Tapi, tidak ditemukan indikasi keterlibatan dua saksi dalam kasus itu. Mereka telah dilepaskan. Selain merujuk pada keterangan dua WN Pakistan yang sudah dibebaskan, PDRM mengacu pada rekaman CCTV dan modus-modus dalam kasus lain yang serupa.  

Masih dari keterangan yang sama diketahui bahwa Nuryanto dan Ai Munawwarah  berangkat ke Malaysia pada 17 Januari 2019. Mereka hilang kontak dengan keluarga sejak 21 Januari 2019.

PDRM  berhasil menemukan bagian-bagian tubuh korban di beberapa lokasi yang berbeda pada 26 Januari 2019, di Sungai Buloh Selangor, Malaysia. PDRM memastikan identitas kedua korban tersebut adalah WNI pada 1 Maret 2019. dikutip Kantor Berita Politik RMOL. [ogi]




Komentar Pembaca
Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

SENIN, 15 JULI 2019 , 14:53:43

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

JUM'AT, 12 JULI 2019 , 14:15:15

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

KAMIS, 11 JULI 2019 , 17:38:25