Warga BUR Terdiagnosa Gizi Buruk

Daerah  JUM'AT, 08 MARET 2019 , 18:26:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Warga BUR Terdiagnosa Gizi Buruk

RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Oktarianti Balita usia 17 bulan anak dari pasangan dari M. Nasrulah, (40) dengan Sri Yanti (39) warga Dusun III Desa Tebat Tenong Luar Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR) Kabupaten Rejang Lebong didagnosa mengalami gizi buruk.

Meskipun tubuh Balita itu terlihat normal, namun berat badannya hanya 5,4 kilogram saja, anak tersebut juga selama ini tidak menerima Air Susu Ibu (ASI) lantaran sang ibu telah divonis menderita kanker payudara.

Menurut Sri Yanti, keterbatasan ekonomi menjadi salah satu masalah keluarganya, dimana selama ini dirinya ikut merantau dengan suami yang bekerja sebagai buruh perkebunan sawit di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.

"Saya aslinya warga sini, kemudian selama dua tahun ikut suami ke Riau, baru sekitar seminggu yang lalu kami kembali lagi kesini," kata Sri Yanti ditemui RMOLBengkulu, Jumat (8/3).

Saat ini sendiri keluarga tersebut tinggal sementara di perumahan SD Negeri 127 Rejang Lebong, bersama kedua anak lainnya yakni M. Fauzi dan Rika Febrianti (6).

Diceritakan Si Yanti, dirinya menderita penyakit tersebut sejak akhir 2018 lalu, dimana saat dilakukan pemeriksaan medis pada bulan Oktober 2018 dirinya divonis menderita kanker payudara.

"Ketika awal didiagnosa penyakit, saya disarankan operasi, namun karena keterbatasan tidak dilakukan operasi," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Bangun Jaya, Nasirmauludin membenarkan, Balita tersebut didiagnosa mengalami gizi buruk, tak hanya itu anak tersebut juga menderita penyakut lainnya.

"Anak ini mengalami komplikasi penyakit, selain gizi buruk juga menderita penyakit TBC, kelainan bawaan serta Hiper Tiroid saat ini dalam pengawasan petugas kesehatan," terangnya.

Selama ini pihaknya sudah menangani langsung anak tersebut dengan memberikan perawatan Home Care yakni rawat dirumah, termasuk perawatan sang ibu.

Camat Bermani Ulu Raya, Suko Basuki Wibowi menambahkan, kebutuhan keshatan keluarga tersebut saat ini sudah difasilitasi, dimana sejak kembali dari perantuan sudah ditngani Pusekemas setempat.

"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong akan berupaya menfasilitasi kelurga ini, sehingga nantinya bisa sehat kembali," ujar Basuki. [nat]



Komentar Pembaca