Sebelum Musim Panen, Dewan Minta Jembatan Gantung Direhab

Daerah  RABU, 06 MARET 2019 , 19:48:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Sebelum Musim Panen, Dewan Minta Jembatan Gantung Direhab

Mahdi/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Menjelang musim panen padi, sejumlah petani di Desa Pelabuhan Talang Leak sedikit merasa was-was. Karena jalur transportasi untuk mengangkut hasil pertaniannya dalam keadaan rusak.

Untuk itu, petani meminta jembatan gantung yang melintasi Sungai Ketahun agar segera direhab.

Seperti yang disampaikan, Khairul warga setempat. Ia berharap agar rehabilitas cepat dilakukan guna mempermudah akses petani nanti. "Memang jembatan itu akses kami kalau mengangkut hasil panen. Kalau rusak, terpaksa mutar jauh," jelas Khairul.

Baca juga : Bunga Rafflesia 'Serbu' Mekar Di Lebong Tengah

Baca juga : Tersimpan Dalam Kursi Sofa, Ganja Setengah Kilogram Gagal Beredar

Hal itu dibenarkan Waka II DPRD Lebong Mahdi, kata Mahdi sejumlah masyarakat petani yang berada di seberang sungai Ketahun Desa Pelabuhan Talang Leak sangat menantikan rehab jembatan tersebut.

"Sudah banyak warga menanyakan kapan realisasi rehab jembatan gantung Desa Pelabuhan Talang Leak," katanya.

Mahdi menambahkan, kondisi jembatan gantung di Desa Pelabuhan Talang Leak persisnya di belakang Pasar Tradisional setiap Kamis itu, memang sangat memperihatinkan. Apalagi sebentar lagi masyarakat setempat akan memasuki musim panen padi.

Ada kekhawatiran masyarakat tani, jika memang pelaksanaan rehab jembatan tersebut akan dilaksanakan terlambat atau mulai dikerjakan pada saat musim panen tiba.

"Bulan depan sudah memasuki musim panen. ditambah lagi jembatan gantung yang didepan bangunan Pasar Rakyat dan RMU, juga saat ini kondisinya juga sedikit rusak. Tidak mungkin hasil padi dikawasan Pelabuhan Talang Leak, harus diangkut melalui jembatan Desa Talang Kerinci atau Jembatan gantung Desa Talang Leak. Pasti ada penambahan biaya pengakutan, itu yang masyarakat khawatirkan," tegasnya.

Sedangkan anggarannya sudah diploting dalam APBD Lebong tahun 2019 berkisar Rp 200 juta, sambung Mahdi untuk anggaran pergantian lantai flat dan perbaikan sejumlah fisik jembatan.

"Jika pekerjaannya terlambat atau dilaksanakan pada musim panen, bisa jadi mereka harus memutar jauh sampai Desa Talang Kerinci dan Talang Leak hanya untuk mengangkut hasil panennya, untuk itu saya sendiri juga mendesak agar anggaran yang sudah disiapkan untuk rehab jembatan tersebut dimulai secepatnya," tukasnya. [tmc]



Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Merah Putih Dikibarkan Di Beijing

Merah Putih Dikibarkan Di Beijing

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 , 07:37:00