Pesan Kadis Dikbud Untuk Peserta Sebelum UN

Pendidikan  SELASA, 05 MARET 2019 , 14:41:00 WIB | LAPORAN: SANDRI

Pesan Kadis Dikbud Untuk Peserta Sebelum UN

RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2019 mendatang. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bengkulu Selatan, Susmanto, berharap para peserta ujian tidak terlalu forsir diri untuk belajar. Harus istirahat yang cukup. Malam menjelang UN jangan belajar sampai larut malam.

"Sebagai orangtua, kami juga turut merasakan apa yang dirasakan anak-anak kita. Ada pengharapan mendapat hasil terbaik, tetapi juga mungkin terbersit kekhawatiran hasil yang didapat tidak sesuai dengan yang diinginkan,” ujar Susmanto, Selasa (5/3).

Susmanto berharap para orang tua membangun suasana yang tenang, suasana yang nyaman untuk anak - anak saat belajar di rumah.

"Saya harap kita sebagai orangtua menghindari hal - hal yang bisa mengganggu ketenangan persiapan anak dalam menghadapi UN,” pesan Susmanto.

Untuk para pelajar khususnya peserta UN, Susmanto berharap agar tidak tegang menghadapi UN yang kini tidak lagi menentukan kelulusan. Tidak perlu khawatir dan berlebihan dalam menjalani UN, namun manfaatkan tantangan ini secara sungguh - sungguh sebagai kesempatan bercermin tentang apa yang sudah diraih dan apa yang perlu dilakukan ke depan.

"Usahakan tidur malam selama 8 jam. Pastikan asupan makanan sehat dan bergizi. Jangan lakukan hal yang sebelumnya tidak biasanya dilakukan. Ini untuk menghindari terjadinya hal -  hal baru yang berisiko mengganggu persiapan ujian nanti,” katanya lagi.

Ditambahkan Kabid Dikdas Dinas Dikbud Bengkulu Selatan, Syopian Ansori, peserta UN tingkat SD dan SMP sederajat di Bengkulu Selatan sebanyak 6.398 siswa. Rinciannya peserta UN SMP sederajat sebanyak 3.202 siswa yakni pelajar SMP 2.881 siswa dan MTS sebanyak 322 siswa.

Kemudian murid kelas 6 SD sederajat sebanyak 3.196 orang, dengan rincian 2.963 murid SD dan 233 murid Madrasyah Ibtida’yah. Pelaksanaan UN kelas 6 SD dan kelas 9 SMP sederajat mulai 22 April.

"Ujian nasional SD sederajat masih secara manual yakni menggunakan lembar jawaban komputer. Sedangkan SMP, dari 38 SMP sederajat di Bengkulu Selatan ada 13 SMP yakni SMPN 1, 2, 3,4,5,6,7,8,9, 11, 13, 18 dan SMPN 22 Bengkulu Selatan. Dari 13 SMP tersebut ada 2 SMP yang UN numpang di sekolah lain. Untuk UNBK ada 13 sekolah yang siap. Saya harap tahun berikutnya sekolah lain juga menggelar UNBK,” pungkasnya. [tmc]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09