Dugaan Pungli, Polisi Bakal Panggil Oknum Pemberi Instruksi

Daerah  SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 06:27:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Dugaan Pungli, Polisi Bakal Panggil Oknum Pemberi Instruksi

Ilustrasi/Net

RMOLBengkulu. Penyelidikan dugaan pungutan liar (pungli) retribusi parkir di Taman Smart City Karang Nio akan terus berlanjut. Bahkan, usai meminta keterangan kedua petugas parkir yang berinisial J dan M. Penyidik Polres Lebong, kembali akan memanggil oknum berinisial H yang diklaim sebagai pemberi instruksi.

Tentunya melalui keterangan H yang juga sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), penyidik akan lebih mendalami legalitas mereka dalam menarik retribusi parkir. Apalagi, perkara ini nyatanya menjadi temuan Polres Lebong. Dimana terduga pungli diklaim telah memasang biaya tarif parkir untuk kendaraan roda empat Rp 5 ribu dan roda dua Rp 2 ribu.

Padahal, berdasarkan Perda Lebong nomor 09 tahun 2011 tertanggal 15 agustus 2011 belum direvisi, dengan biaya tarif parkir untuk kendaraan jenis mobil Rp 1000 dan sepeda motor Rp 500.

"Mungkin dalam dua hari ini kita panggil dan dengarkan keterangan H," sampai Kapolres Lebong AKBP Ghama Putra melalui Kasat Reskrim Polres Lebong Iptu Teguh Ari Aji, Kemarin (18/2).

Saat ditanyai apakah akan ada pengembangan dugaan pungli oleh pengelola Taman Smart City Karang Nio tersebut, dengan meminta keterangan instansi teknis. Teguh mengatakan, hal itu tidak menutup kemungkinan juga akan didalami oleh pihaknya.

"Pastinya kita akan dalami apa dasar dan mereka memungut biaya parkir dan kenapa tidak sesuai dengan Perda Lebong. Jika ada MoU-nya, maka kita juga akan pelajari MoU tersebut," tegasnya.

Dalam penyelidikan ini, lanjut Teguh, pihaknya akan meminta dokumen MoU mereka dan akan memeriksa sejauhmana keabsahannya. Yang informasi awal berdasarkan MoU itu mereka berani melakukan penarikan retribusi parkir tersebut.

"Nantilah, kita akan dengarkan dulu keterangan dari H, kita jangan terlalu jauh dulu," demikian Teguh. [ogi]

Komentar Pembaca
Selama Karhutla Masih Ada, Visi SDM Unggul Jokowi Cuma Mimpi
Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11