Pemerasan Layanan Video Sex Terungkap

Hukum  MINGGU, 17 FEBRUARI 2019 , 07:57:00 WIB

Pemerasan Layanan Video Sex Terungkap

Kombes Dani Kustoni/RMOL

RMOLBengkulu. Jajaran Subdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap seorang pria berinisial SF (25) yang diduga memeras korbannya dengan video call sex.

Akun Facebook milik SF menggunakan profil wanita sexy.

Kasubdit 1 Ditipidsiber Bareskrim Kombes Dani Kustoni menyampaikan, SF memulai aksinya dengan menghubungi calon korban melalui layanan Facebook video call messenger, setelah korban tertarik diajak masuk dengan video Whatsapp.

Saat komunikasi video call terjadi, SF menampilkan video yang menampilkan adegan seksual atau ketelanjangan. Bila kemudian korban terperdaya dan ikut memperlihatkan aktivitas seksual atau ketelanjangan pribadi, maka SF akan merekam adegan dan menyimpan file tersebut," terang Dani di Bareskrim, Jakarta, Jumat (15/2).

Lantas, sambung Dani, pelaku mengancam dan memaksa korban agar mengirimkan sejumlah uang. Bila permintaan tidak dipenuhi maka pelaku akan mengedarkan file tersebut kepada teman-teman korban di media sosial.

Kepada penyidik, SF mengaku aksinya dibantu oleh salah seorang teman berinisial AY dan VB. Mereka bertiga bekerja dengan pola yang sama yakni menjerat korban dengan iming-iming melakukan video sex melalui sosial media.

"Kedua pelaku AY dan VB masih diburu dan telah  dimasukkan ke dalam DPO,”" ujar Dani.

Ketiga pelaku dijerat pelangaran UU Pornographi dan atau pasal UU 11/2008 tentang ITE serta pasal UU 25/2003 tentang TPPU dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. dikutip Kantor Berita Politik RMOL. [ogi]




Komentar Pembaca
Kampanye Terbuka, Kedua Paslon Langgar Peraturan
BENANG MERAH (EPS.170): Lingkaran Korup Jokowi-Maruf
Prabowo-Sandi Incar Golput

Prabowo-Sandi Incar Golput

KAMIS, 21 MARET 2019 , 19:00:00