Ahok Ganti Maruf Hanya Opini Menyesatkan

Politik  KAMIS, 14 FEBRUARI 2019 , 06:54:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Ahok Ganti Maruf Hanya Opini Menyesatkan
RMOLBengkulu. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf menilai spekulasi Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang bakal menggantikan posisi KH Maruf Amin sebagai wakil presiden nanti hanya penggiringan opini negatif yang menyesatkan.

"Spekulasi soal Ahok gantikan Abah Kiai Maruf terlalu mengada-ngada dan terlalu kentara itu imajinasi untuk menggiring opini negatif," kata
Juru bicara TKN Jokowi-Maruf Ace Hasan Syadzily menanggapi opini yang berkembang tentang pergantian Kiai Maruf oleh Ahok.

Menurut dia, opini dengan prediksi bahwa Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) non aktif itu akan berhalangan tetap karena udzur merupakan pikiran yang negatif dan mendahului kehendak Tuhan.

"Jikapun tidak mendukung kepada pasangan Pak Jokowi-Abah Kiai Maruf, sudah seharusnya kalangan Kiai dan santri mendoakan agar Abah Kiai Maruf didoakan hal-hal yang positif. Bukankah kita diperintahkan Allah untuk selalu berpikiran yang husnudzon?" kata Ace Hasan.

Menurut Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar itu, tidak sedikit pun terlintas dalam pikiran Jokowi untuk mempersiapkan sosok yang akan menggantikan Kiai Maruf.

"(Sekali lagi), itu spekulasi yang didasarkan atas pikiran yang negatif, mengada-ada dan bermaksud penggiringan opini yang sesat menyesatkan. Tuduhan-tuduhan yang tidak mendasar seperti ini yang membuat kualitas Pilpres kita dipenuhi hoax dan kebencian. Kami sangat menyesalkan jika analisa dangkal seperti ini berkembang dalam pikiran orang-orang seperti itu," pungkasnya. dikutip Kantor Berita Politik RMOL. [ogi]




Komentar Pembaca
Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 , 17:50:00

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

SABTU, 09 NOVEMBER 2019 , 22:30:00

Ini Kandidat Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

Ini Kandidat Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

JUM'AT, 08 NOVEMBER 2019 , 18:45:00