50 Persen Korban Kecelakaan Adalah Kaum Milenial

Daerah  MINGGU, 10 FEBRUARI 2019 , 18:34:00 WIB | LAPORAN: TRI YULIANTI IMRAN

50 Persen Korban Kecelakaan Adalah Kaum Milenial

RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Faktor kecelakaan lalu lintas terjadi dari berbagai macam faktor, selain human error, manusianya sendiri juga sarana dan prasarana jalan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolda Bengkulu, Brigjend.Pol. Supratman  saat menghadiri Millenial Safety Road Festival (MSRF), di Spor Center Pantai Panjang Bengkulu

"Seperti tempat-tempat sarana dan prasarana jalan yang memang ada yang kurang pas juga sudai mulai diperbaiki oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah,” kata Brigjend.Pol. Supratman, Minggu (10/2) kepada RMOLBengkulu.

Ia juga menyebutan bahwa  masih ada jalan yang rusak di Kota Bengkulu, Contohnya di Pantai Panjang yang jalanannya kurang bagus saat ini

"Beliau sudah janji sebentar lagi akan diaspal sampai ke ujung sungai suci  dan itu salah satu program beliau,” sambungnya.

Tidak hanya itui, termasuk rambu-rambu lalu lintas yang kurang,  nanti kita akan kerjasama dengan Dinas perhubungan (Dishub). Dan untuk persentase korban kecelakaan untuk Provinsi Bengkulu didominasi oleh kaum milenial.

"Usia produktif ya millenial hampir 50 persen dari korban kecelakaan lalu lintas itu dari adik-adik kita generasi millenial. Makanya sekarang kita bikin acara ini khusus untuk mereka, testimoni-testimoni tadi biar mereka lihat supaya mereka jangan sampai jadi korban,” masih kata Brigjend.Pol. Supratman.

Untuk Kegiatan MRSC ini nantinya  akan kita coba untu kedepan sembari meningkatkan pengetahuan seputar lalu lintas kepada masyarakat. Kita akan coba, untuk meningkatkan Kota Bengkulu  sampaikan kepada masyarakat di Provinsi lain bahwa Kota Bengkulu memang sudah layak untuk diangkat seperti ini, karena ada wisatanya juga
 
"Kedepan pasti, akan kita tindak lanjuti dengan komunitas-komunitas yang ada, akan berlanjut terus untuk  menurunkan angka kecelakaan,” tutup Brigjend Pol. Supratman

Untuk diketahui, kegiatan MSRF ini telah berlangsung selama tiga hari yang di mulai pada tanggal 8-10 Februari dan puncaknya di lakukan pada hari in, Minggu (10/2) yang diawali dengan jalan santai dan senam colosal bersama artis ibukota.  Turut hadir Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, Walikota Bengkulu, Helmi Hasan. [nat]




Komentar Pembaca