Menko Puan Dorong Pendirian Universitas Maritim

Nusantara  JUM'AT, 08 FEBRUARI 2019 , 05:55:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Menko Puan Dorong Pendirian Universitas Maritim

Menko Puan bersama Komandan Seskoal Laksda Amarulla Octavian/RMOL

RMOLBengkulu. Belum tercukupinya sumber daya manusia sektor maritim yang mumpuni membuat cita-cita mendirikan universitas maritim mengemuka di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal).

Hal tersebut disampaikan Menkoteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani saat memberikan kuliah umum bertajuk 'Kebijakan Pembangunan Manusia Maritim dan Budaya Bahari Indonesia' di Gedung Seskoal, Jakarta, Kamis (7/2).

"Dirasakan hingga saat ini kebutuhan akan SDM maritim yang ahli sesuai disiplin ilmu masing-masing masih belum mencukupi. Visi Indonesia sebagai poros maritim dunia sebenarnya dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk mencetak kader bangsa yang siap bersaing di masa mendatang, utamanya guna memanfaatkan sumber daya kelautan," paparnya.

Puan meminta partisipasi Seskoal untuk ikut menyusun cetak biru pembangunan SDM maritim 10 tahun mendatang. Mengingat tantangan ke depan semakin berat.

Solusi cerdas yang mengemuka sepanjang kuliah umum berlangsung adalah wacana pembentukan universitas maritim.

"Sudah saatnya negara kepulauan terbesar di dunia memiliki satu universitas yang benar-benar mengembangkan ilmu kemaritiman dan ilmu kelautan secara terintegrasi," jelas Puan.

Dalam kesempatan itu, Puan juga menginisiasi program LPDP untuk mahasiswa Indonesia menuntut ilmu bidang kemaritiman ke seluruh universitas terkemuka di dunia. dikutip Kantor Berita Politik RMOL. [ogi]   




Komentar Pembaca
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00

Salam Dua Jari Prabowo

Salam Dua Jari Prabowo

RABU, 17 APRIL 2019 , 10:27:00