Anggota Bawaslu Kaur Natijo dan Oyon Tidak Terbukti Lakukan Pelanggaran

Politik  JUM'AT, 01 FEBRUARI 2019 , 01:05:00 WIB | OLEH: REDAKSI

Anggota Bawaslu Kaur Natijo dan Oyon Tidak Terbukti Lakukan Pelanggaran

ilustrasi/ net

RMOLBengkulu. Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu RI (DKPP RI) dalam putusan dugaan pelanggaran kode etik perkara nomor 286/DKPP-PKE-VII/2018 dan Perkara Nomor 289/DKPP-PKE-VII/2018, mengabulkan untuk sebagian pengaduan Melyan Sori dan Ahmad Tarmizi Gumay.

Dalam putusan disebutkan, menjatuhkan sanksi peringatan kepada teradu I Abhan selaku Ketua merangkap Anggota Bawaslu RI, teradu II Ratna Dewi Pettalolo, teradu III Muhammad Afifuddin, teradu IV Rahmat Bagja, dan teradu V Fritz Edward Siregar masing-masing selaku anggota Bawaslu RI terhitung sejak dibacakannya putusan, Rabu (30/1) oleh Ketua DKPP RI, Harjono setelah sebelumnya digelar rapat pleno pada Rabu (9/1).

Disebutkan pula, merehabilitasi nama baik teradu VI Natijo Elem dan teradu VII Oyon Zupra, selaku anggota Bawaslu Kabupaten Kaur.

Karena keduanya tidak terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu atas tuduhan tidak memenuhi syarat sebagai peserta seleksi, memalsukan data kependudukan serta penyalahgunaan dokumen penghargaan.

Selain itu, Ketua DKPP RI, Harjono, melalui putusan tersebut memerintahkan Bawaslu Provinsi Bengkulu untuk menindaklanjuti
putusan ini paling lama 7 hari sejak putusan dibacakan dan kepada Bawaalu RI untuk mengawasi pelaksanaan putusan ini. [***]



Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Merah Putih Dikibarkan Di Beijing

Merah Putih Dikibarkan Di Beijing

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 , 07:37:00