Keputusan Berubah, Tiba -Tiba 17 ASN Lebong Dipecat

Daerah  JUM'AT, 04 JANUARI 2019 , 18:50:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Keputusan Berubah, Tiba -Tiba 17 ASN Lebong Dipecat

RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong, akhirnya resmi memecat 17 Aparatur Sipil Negara (ASN) tersandung kasus yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Meskipun sebelumnya hanya sebatas pemberhentian gaji sesuai surat yang dikeluarkan Pemkab Lebong dengan nomor : 800/070/BKPSDM-3/2018 tentang Pemberhentian Gaji tertanggal 28 Desember 2018.

Namun, keputusan itu tiba - tiba berubah dengan Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH) yang diumumkan di ruang rapat gedung Graha Bina Praja, Jum'at (4/1) pagi.

Penjabat Sekda Kabupaten Lebong, Dalmuji Suranto, mengaku, Lebong merupakan kabupaten yang paling akhir dalam menentukan keputusan pemberhentian ASN mantan narapidana.

"Keputusan sebelumnya yang menetapkan pemberhentian gaji juga ternyata mendapatkan teguran dari berbagai instansi, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," kata Dalmuji, dalam sambutannya.

Dalmuji menjelaskan, setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak, ternyata setiap daerah yang secara nyata tidak membuat gerakan untuk melakukan upaya perlawanan atas kebijakan dari pemerintah pusat ini akan diberikan sanksi.

"Keputusan ini pada prinsipnya berat bagi kita semua. Namun, tidak ada toleransi dan harus tetap kita tindaklanjuti," tutup Dalmuji.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Lebong, Guntur, menambahkan, hasil koordinasi pihaknya dengan berbagai instansi ternyata pemberhentian gaji saja tidak bisa diberlakukan.

Melainkan, harus diterbitkan SK pemberhentian atau pemecatan. Itupun sebagaimana menindaklanjuti Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga lembaga Pemerintah RI, yakni KemenPan-RB, Mendagri dan Kepala BKN. "Instruksi dari pusat laksanakan dulu. Saat ini masih dalam tahap uji materi," jelas Guntur.

Lanjut Guntur, pemberlakukan SKB tiga menteri itu berlaku surut, dimulai untuk kasus-kasus yang terjadi pada tahun 2012. "Hari ini SK yang sudah diterbitkan adalah sebanyak 12 orang. Sementara SK untuk 5 orang masih menunggu nomor surat dari pihak pengadilan," pungkasnya.

Pantauan RMOLBengkulu, rapat dipimpin langsung Penjabat Sekda Lebong, Dalmuji Suranto, didampingi Asisten III Setda Lebong, Sumiati, dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebong, Guntur. Hadir pula beberapa perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lebong, serta beberapa ASN yang sudah dinyatakan inkrah. [ogi]

Komentar Pembaca
Prabowo-Sandi Incar Golput

Prabowo-Sandi Incar Golput

KAMIS, 21 MARET 2019 , 19:00:00

#KataRakyat: DPT Bikin Bete!

#KataRakyat: DPT Bikin Bete!

RABU, 20 MARET 2019 , 21:00:00

Tiga Kartu Jokowi Untuk Proyek

Tiga Kartu Jokowi Untuk Proyek

SELASA, 19 MARET 2019 , 19:00:00