Honor Tidak Dibayarkan, Perangkat Desa Ngadu Ke Polisi Hingga KPK

Daerah  RABU, 02 JANUARI 2019 , 18:32:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Honor Tidak Dibayarkan, Perangkat Desa Ngadu Ke Polisi Hingga KPK

Ilustrasi/Net

RMOLBengkulu. Ada ada saja kejadian di Desa Manai Belau, Kecamatan Lebong Selatan, Kabupaten Lebong. Sebagian perangkat Desa Manai Belau mengaku kecewa karena honor atau gaji mereka selama enam bulan di tahun 2018 belum dibayarkan penuh oleh Pjs Kepala Desa (Kades).

Buntut kekecewaan itu akhirnya berujung pada laporan resmi ke Kepolisian Resor (Polres) Lebong, Rabu (2/1) sekitar pukul 11.05 WIB. Lalu ditembuskan ke Polda, Kejati Bengkulu, hingga ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

"Honor kami itu dari bulan Juli hingga Desember belum dibayar," kata salah satu Imam Desa Manai Belau, Selamat D, kemarin (2/12) siang.

Selain itu, dirinya tidak tahu persis alasan Pjs Kades tidak membayarkan honor mereka tersebut. Namun, tiap ditanya mengenai hak mereka selalu berdalih tinggal menunggu waktu.  "Diulur terus waktunya. Kini yang belum menerima orang delapan," tambah Selamat.

Ada delapan perangkat desa yang menandatangani laporan tersebut, yaitu Kasi Pemerintahan, Kaur Keuangan, Kepala Dusun I, Kepala Dusun II, Imam, Garim, Bilal, serta BMA. Dalam surat itu semuanya menduga jika honor mereka dengan total Rp 38,7 juta diduga digelapkan oleh Pjs Kades Manai Belau, Medi Usman.

Terpisah, Pjs Kades Manai Belau, Medi Usman, membantah jika ada penggelapan honor perangkat Desa Manai Belau. "Honor memang belum dibayar dulu. Cuma kemarin, saya minta buat laporan bulanan dulu. Apa yang sudah dikerjakan selama bulan itu," jelas Medi.

Dia menjelaskan, laporan bulanan itu pada prinsipnya diperlukan sebagai salah satu syarat untuk membayar honoror itu sendiri. "Separuh sudah kita bayar. Khusus perangkat yang rajin kerja sudah kita bayarkan," tegasnya.

Kasat Reskrim Polres Lebong, Iptu Teguh Ari Aji, mengaku, belum menerima laporan tersebut. Namun, dipastikannya akan tetap menindaklanjuti setiap laporan masyarakat yang resmi masuk ke Mapolres Lebong. "Belum masuk ke meja saya. Nanti, kalau udah masuk resmi pasti akan kita tindaklanjuti," singkatnya. [ogi]

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19