Soal Atlet RL Terlantar Di Bandara, Ini Jawaban Kadispora

Sport  SABTU, 22 DESEMBER 2018 , 21:19:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Soal Atlet RL Terlantar Di Bandara, Ini Jawaban Kadispora

Atlet RL di Bandara Fatmawati Soekarno/ist

RMOLBengkulu. Ratusan atlet asal Kabupaten Rejang Lebong yang sebelumnya sempat terlantar di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu pada Kamis (20/12) lalu diketahui hanya sebagian yang jadi berangkat darmawisata ke Bandung.

Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Rejang Lebong, Noprianto mengatakan, dari sebanyak 150 peserta darmawisata hanya sebanyak 54 orang yang berangkat ke Bandung, sementara sisanya sepakat pulang.

"Pada hari Jumat (21/12) tiket pesawat yang dibooking sebanyak 38, pesawat Lion Air pukul 06.00 WIn, namun 4 orang tidak berangkat karena tidak memiliki kartu identitas, kemudian malamnya Lion 18.25 WIB dapat 23 tiket namun 3 orang tidak berangkat," kata Nopri dikonfirmasi RMOLBengkulu, Sabtu (22/12).

Para peserta yang berangkat sendiri menurut dia menginap disebuah apartemen sederhana di Kota Bandung, mereka tetap mengikuti kegiatan tour wisata meski tidak sesui jadwal.

Terkait permasalahan kegiatan yang tidak sesuai dengan rencana tersebut dijelaskan Nopri karena pihak ketiga selaku Event Organizer (EO) atau agent perjalanan yang tidak komitmen terhadap kesepakatan awal, dimana sejak awal pihak rekanan berjanji akan memberikan pelayanan terbaik, meski nyatanya komitmen tersebut tidak dipenuhi.

"Dari penundaan keberangkatan oleh pihak EO kita sudah ragu, namun mereka terus meyakinkan kami jika kegiatan akan berjalan lancar, kami percaya karena berdasarkan profil perusahan mereka selama ini tidak ada masalah, dan mereka juga prusahaan besar," bebernya.

Disisi lain Nopri menjelaskan, kegiatan perjalanan darmawisata para atlet tersebut sebelumnya telah pihaknya lakukan lelang cepat mengingat anggaran yang digunakan mencapai Rp. 600 juta lebih dari APBD Perubahan, hanya saja meski sudah dua kali tayang belum juga ada yang menawarnya.

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) kegiatan yang tidak ada penawarnya dalam proses lelang masih dapat dilanjutkan dengan Penunjuka Langsung (PL) hal itulah yang menjadi prtimbangan pihaknya untuk melanjutkan kegiatan tersebut, mengingat program itu sudah menjadi janji Pemkab Rejang Lebong kepada atlet berprestasi.

"Perusahaan ini awalnya yang menghubungi kita untuk menggunakan jasanya, kemudian setelah kita melihat profil perusahaan dan pengalaman kita yakin, meski pada akhirnya seperti ini, hal ini tentunya menjadi pelajaran kami," imbuhnya.

Terkait dengan para atlet yang tidak jadi berangkat darmawisata sendiri, diakui Nopri pihaknya tidak bisa menjanjikan bakal memberikan kebijakan lain, hanya saja pihaknya berkomitmen akan memberikan penghargaan lain di tahun berikutnya.

"Karena kegiatan ini kan harus dijalankan sesuai RKA, jadi sisa anggaran tidak serta merta bisa dialihkan, sisa dana akan kami kembalika ke kas daerah, namun untuk penghargaan atlet lainnya akan kami upayakan di APBD Perubahan 2019 mendatang, atas kejadian ini kami meminta maaf," pungkasnya. [nat]




Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00