Gubernur Bengkulu Resmikan Pabrik Kopi Pertama

Daerah  KAMIS, 13 DESEMBER 2018 , 16:31:00 WIB | LAPORAN: YOGI APRIZAL SUPRIANTO

Gubernur Bengkulu Resmikan Pabrik Kopi Pertama
RMOLBengkulu. Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah meresmikan pabrik kopi pertama di Provinsi Bengkulu, yang berdiri di Desa Taba Pasmah, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). Pabrik milik PT. Citra Kopi Bengkulu ini diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Bengkulu yang 1 jam nya bisa memproduksi sampai 10 Ton.

"Ini pabrik kopi pertama yang ada di Provinsi Bengkulu yang siap untuk ekspor dengan kapasitas 10 ton per jam, jadi artinya kalau bisa beroperasi 18 sampai 20 jam perhari artinya ada 200 ton perhari untuk produksi," kata Rohidin kepada wartawan.

"Kita harapkan sekali lagi semuanya bisa dikelola melalui pabrik yang telah kita bangun ini. dan pintu ekspornya juga sudah siap melalui pulau baai dimana terminal curah kering dan peti kemas kita sudah siap, kelembagaan AEKI nya juga sudah siap," lanjutnya menambahkan.

Kemudian lebih lanjut Rohidin berharap, agar Bupati serta walikota agar melakukan pembinann kepada petani kopi supaya produktivitas luas lahan lebih optimal.

"Tidak lupa kepada bupati dan walikota saya berharap betul untuk turun melakukan proses pembinaan kepada petani, agar produktivitas status luas lahan itu betul betul optimal," tandasnya.

Sementara itu, Bupati Benteng, H. Ferry Ramli mengatakan sangat menyambut baik dengan berdirinya parbrik kopi ini, dan diharapkan bisa mengurangi angka penganguran.

"Kami masyarakat Benteng menyambut baik berdirinya pabrik kopi yang ada di kabupaten benteng, ini juga membantu masyarakat kami, membantu pemerintah daerah, paling tidak menurunkan angka penganguran, semoga kedepan pabrik kopi yang ada dibenteng ini akan lebih baik dan lebih maju," ujar Bupati

Ditempat yang sama, Direktur pabrik kopi PT. Citra Kopi Bengkulu, Bebby Husi mengatakan dengan berjalannya waktu pabrik kopi yang didirikannya tersebut akan berusaha untuk mengekspor ke Eropa supaya harga kopi yang diambil dari petani bisa bersaing.

"Tujuan mendirikan pabrik kopi itu sendiri untuk mendapatkan nama kopi bengkulu ini, berharap harga kopi yang kita beli dari petani itu bisa lebih baik, kedepannya akan kita rencanakan langsung ekspor ke eropa," tutup Bebby. [nat]




Komentar Pembaca