IAIN Bengkulu Ajak Pahami Karakter Anak Era Milenial

Pendidikan  SENIN, 12 NOVEMBER 2018 , 13:49:00 WIB | LAPORAN: EMYLLIA MARSELLA

IAIN Bengkulu Ajak Pahami Karakter Anak Era Milenial

RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Kepala Program Studi, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu, Aam Amaliyah, prihatin dengan perkembangan generasi milenial saat ini membawa pengaruh dunia pendidikan dalam membentuk karakter anak.

"Anak-anak generasi milenial saat ini sudah sangat berpengaruh di dunia pendidikan,” ujarnya Senin(12/11) pada Seminar Nasional mengusung tema "Peran Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Membentuk Karakter Anak di Era Milenial" menghadirkan psikolog Seto Mulyadi atau akrab di sapa Kak Seto, di gedung Auditorium IAIN Bengkulu.

Temuan sikap prilaku generasi milenial saat ini dinilai sangat kontradiktif dengan nilai-nilai pendidikan. Melalui seminar ini, tenaga pendidik masa kini diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan anak-anak.

Masih kata Amaliyah, selain peran guru di sekolah, pihaknya juga menyayangkan minimnya peran keluarga terhadap pembentukan kepribadian seorang anak.

"Anak milenial lebih tau dan mengenal teknologi dibanding orang tuanya. Semuanya itu akan berpengaruh terhadap minat belajar dan keseriusan belajar pada anak,” tambah Amaliyah.

Hal senada juga diungkapkan oleh Rektor IAIN Bengkulu, Sirajuddin, dengan datangnya Kak Seto ke IAIN Bengkulu, diyakini akan memberikan dampak yang luar biasa kepada mahasiswa PGMI, tenaga pengajar, maupun masyarakat pada umumnya.

"Kita berharap dengan kegiatan ini, Prodi PGMI secara khusus dapat memberikan produk tenaga pengajar madrasah yang mampu membentuk karakter bangsa di kehidupan yang akan datang,”  demikian Rektor pada giat rangkaian kegiatan lomba Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Art ke IV sekaligus launching sanggar An Najmu dan temu alumni, PGMI IAIN Bengkulu. [nat]




Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00