Masalah Pembakaran Bendera Tauhid, Berikut Pernyataan Sikap IMM Bengkulu

Pendidikan  SENIN, 05 NOVEMBER 2018 , 10:10:00 WIB | LAPORAN: TRI YULIANTI IMRAN

Masalah Pembakaran Bendera Tauhid, Berikut Pernyataan Sikap IMM Bengkulu

RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Bengkulu mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh oknum Banser yang telah membakar bendera bertuliskan tauhid di sebuah acara tepatnya didaerah Jawa Barat beberapa waktu yang lalu.

Tindakan ini disampaikan langsung oleh Pimpinan Komisariat IMM Fakultas agama islam, Andra Alexander yang mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan banser tidak semestinya dilakukan apalagi banser merupakan bagian dari umat islam itu sendiri.

"Saya sangat menyayangkan hal itu, jika simbolis agama sudah diperlakukan seperti itu, kita selaku pemeluk agama islam harus refleks atas kejadian dan tindakan tersebut jangan terpengaruh atas ucapan yang akan memecah belah antar umat beragama," kata Andra, Senin (5/11).

Masih Kata Andra, Sebagai organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) yang berbasis islam, IMM Kota Bengkulu sangat menyayangkan tindakan yang semestinya tidak harus dilakukan, dimana lafaz tauhid merupakan simbolis agama islam.

"Kita berharap, aparat kepolisian segera menindak tegas pelaku pembakaran bendera tauhid, ketika ada kesalahan maka harus dikatakan hal tersebut salah siapapun itu harus ditindak sesuai hukum yang berlaku dinegara kita," sambung Andra.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Umum IMM Kota Bengkulu, Jaka Dernata, terkait pembakaran bendera tauhid yang telah menjadi simbol agama islam dan mengecam keras atas tindakan tersebut

"Kita meminta kepada pihak kepolisian untuk segera memproses dan minindak tegas pelaku pembakaran bendera tauhid sesuai peraturan dan hukum yang berlaku di Indonesia," tandas Jaka.

Selain mengecam tindakan yang dilakukan oleh salah satu oknum banser, IMM Kota Bengkulu juga mengeluarkan pernyataan sikap diantaranya adalah ,

1. Ikatan mahasiswa muhamamdiyah merasa prihatin dan menyesalkan kejadian pembakaran bendera yang bertuliskan kalimat tauhid tersebut karena telah menimbulkan kegaduhan dikalangan umat islam.

2. Meminta aparatur negara (kepolisian) bertindak secara proporsional dan profesional dan menegakan keadilan yang seadil-adilnya.

3. Menyerukan kepada seluruh masarakat Bengkulu untuk bergandengan tangan, menolak segala bentuk upaya adu domba, dan pecah belah, Mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri agar tidak lagi memperbesar masalah.

Khususnya kepada segenap umat Islam marilah kita bersama-sama mengedepankan dakwah Islam yang bil hikmah wal mauidzatil hasanah”.

4. Mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak menepuk dada mengklaim bahwasahnya golongan yang paling NKRI, dan paling toleransi serta.

5. Mari kita buktikan bahwasahnya bukti kita mencintai NKRI dengan cara menjaga kedamaian dan keutuhan NKRI dengan menjadikan NKRI sebagai darul ahdi wa syahadah.

Pernyataan sikap ini dikeluarkan dan ditanda tangani oleh ketua umum IMM Kota Bengkulu Jaka Dernata dan PK IMM FAI UMB, Andra Alexander. [ogi]



Komentar Pembaca
#PolitisiOnTheRoad: Menggugat Surya Paloh Karena Sayang
BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 19:00:00

Ma

Ma"ruf Amin Dilaporkan Ke Bawaslu

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Poster Rosjonsyah Mentereng Di Argamakmur

Poster Rosjonsyah Mentereng Di Argamakmur

KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 , 10:11:00

Hujan Sejak Subuh, Air Mulai Genangi Jalan

Hujan Sejak Subuh, Air Mulai Genangi Jalan

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 19:50:00