Oknum Petugas DMHB Diberhentikan

Pengelola Minta Maaf

Daerah  SENIN, 05 NOVEMBER 2018 , 00:45:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Oknum Petugas DMHB Diberhentikan
RMOLBengkulu. Pasca dikeluhkannya tarif masuk kawasan Danau Mas Harun Bastari (DMHB) Kabupaten Rejang Lebong, karena diduga tidak sesuai dengan Perbup, diketahui oknum petugas penarik retribusi diberhentikan.

"Menyikapi keluhan pengunjung DMHB terkait pungutan retribusi yang tidak sesuai ketentuan, saya selaku pengelola menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut, oknum petugas yang terbukti menyalahi aturan sudah kami berhentikan," ujar Koordinator Pengelola DMHB, Ansori saat dikonfirmasi RMOLBengkulu, Minggu (4/11).

Diberhentikannya oknum petugas penarik retribusi tersebut menurut dia, sebagai komitmen pihaknya agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Dijelaskan Ansori, sejak dipercaya untuk mengelola kawasan DMHB, dirinya merekrut sebanyak 30 orang yang semuanya kalangan pemuda, mereka semuanya diharuskan mematuhi aturna yang ada dalam memberikan pelayanan kepada pengunjung.

Hanya saja, diakui Ansori dirinya merasa kecolongan ketika ada oknum karyawannya yang bekerja menyalahi aturan.

"Saya sadari betul, bahwa tidak seluruh karyawan yang kami rekrut itu semuanya dapat bekerja sesuai standar pelayanan, tetap saja ada oknum yang bekerja untuk kepentingan diri sendiri. Untuk itu saya sudah memberikan teguran sampai pemberhentian," imbuhnya.

Dirinya berjanji untuk memberikan pelayanan maksimal terhadap para pengunjung, mengingat DMHB merupakan objek wisata unggulan Rejang Lebong terlebih akan menjadi lokasi event Garden Flower Visit Bengkulu 2020. [nat]




Komentar Pembaca
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00

Salam Dua Jari Prabowo

Salam Dua Jari Prabowo

RABU, 17 APRIL 2019 , 10:27:00