Kurang Minat Baca, Prodi Sastra Dan Bahasa UMB Gelar Seminar Nasional

Pendidikan  SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 10:57:00 WIB | LAPORAN: TRI YULIANTI IMRAN

Kurang Minat Baca, Prodi Sastra Dan Bahasa UMB Gelar Seminar Nasional

RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Bertempat di audioturium kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) , Jumat (2/11) digelar seminar Nasional dengan mengusung tema " Mengukuhkan bahasa dan sastra melalui pembelajaran bermuatan kecerdasan ganda dan kearifan lokal" kegiatan tersebut di buka langsung oleh Rektor UMB , Ahmad Dasan .

Seminar Nasional ini juga dihadiri oleh  Prof. Dr. Harris Efendi,  MP.d Guru Besar Universitas Padang, Ikut hadir DPD RI  Dra. Eni Khairani,Msi dan Dr. Hasmi sayuti, MPd selaku Dosen di Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Kepala Program Studi Bahasa Dan Sastra Indonesia Man Hakim, menjelaskan bahwa Setiap tahunnya Prodi Bahasa dan sastra selalu melaksanakan kegiatan bulan bahasa serta juga untuk memperingati hari sumpah pemuda beberapa waktu yang lalu.  Dengan adanya seminar ini nantinya bisa menggali dan menambah wawasan lokal.

" Kearifan lokal sangat perlu diperdayakan apalagi yang berkaitan dengan kebangsaan dan bahasa. Tidak hanya itu dengan adanya kegiatan seminar ini mahasiswa diharapkan mampu bagaimana cara mengolah kearifan lokal ini bisa sampai ketingkat nasional ," Kata Man Hakim, (2/11) Kepada RMOL Bengkulu

Ditambahkan Man Hakim , seminar ini juga bisa menambah bekal pengalaman mahasiswa setelah selesai perkuliahan, dengan adanya bekal ini mereka bisa banyak berbuat dengan modal kebahasaan. Tidak hanya menjadi guru, namun bisa membuka bidang pekerjaan atau bekerja dibidang yang diminatinya.

"Kita berharap nantinya bisa bersama-sama membangun kearifan lokal dan kemandirian mereka, sehingga tidak bergantungan dan bisa membuat lapangan pekerjaan sendiri meskipun mengarah keguruan tapi tidak menutup kemungkinan untuk ke bidang lainnya ," sambung Man Hakim

Disisi lain, Selaku Dosen Universitas Negeri Padang, Harris Efendi mengatakan bagaimana sekolah dapat melakukan dan memanfaatkan gerakan literasi sekolah selama 15 menit untuk memperkuat membaca dan menulis.

"Selama ini hal seperti itu terabaikan dan kita bisa latih untuk menulis dan periode seperti ini menjadi kebiasaan dan memproduksi tulisan seperti apa yang merekan baca ," Ucap Harris

Lanjutnya, Keterampilan membaca dan menulis sulit ditemui apalagi di perguruan tinggi, salah satu penyebabnya yaitu penggunaan smartphone yang berlebihan sehingga membuat orang malas untuk membaca

"Kegiatan seperti ini harus dilanjutkan, budaya kita kan pada umumnya menggunakan budaya lisan dan kedepannya program menulis dan membaca harus lebih di tingkatkan terutama pada sekolah-sekolah ," tutup Harris. [ogi]

Komentar Pembaca
#PolitisiOnTheRoad: Menggugat Surya Paloh Karena Sayang
BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 19:00:00

Ma

Ma"ruf Amin Dilaporkan Ke Bawaslu

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Poster Rosjonsyah Mentereng Di Argamakmur

Poster Rosjonsyah Mentereng Di Argamakmur

KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 , 10:11:00

Hujan Sejak Subuh, Air Mulai Genangi Jalan

Hujan Sejak Subuh, Air Mulai Genangi Jalan

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 19:50:00