Dianiaya, Petugas Damkar RL Lapor Polisi

Hukum  KAMIS, 11 OKTOBER 2018 , 16:06:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Dianiaya, Petugas Damkar RL Lapor Polisi

Sumardi/ RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Aksi tak terpuji oknum warga tehadap petugas pemadam kebakaran (Damkar) terjadi di Kabupaten Rejang Lebong, dimana tidak petugas yang berupaya memadamkan api yang melalap 4 rumah warga di Kelurahan Tunas Harapan, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong pada Rabu malam (10/10) justru mengalami kekerasan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 20.20 WIB, namun pada saat petugas berupaya memadamkan sijago merah, ada saja oknum warga yang melakukan kekerasan dengan melemparkan benda tumpul kepada petugas bahkan diduga ada pula yang melakukan pemukulan.

Selain aksi pelemparan, dalam kejadian tersebut petugas juga muncul ujaran kebencian (Hate Speech) terhadap petugas yang disampaikan melalui postingan sebuah akun di Facebook, dalam postingan tersebut menuliskan kinerja petugas Damkar.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Damkar Rejang Lebong, Sumardi, menurutnya dari aksi pelemparan tersebut terdapat 4 petugas yang mengalami cidera.

"Ada empat anggota kita yang mengalami luka, ada yang luka pada bagian kepala, bahkan ada juga petugas yang kena pukulan benda tumpul," kata Sumardi kepada RMOLBengkulu, ditemui di Mapolres Rejang Lebong, Kamis (11/10).

Sementara itu terkait adanya ujaran kebencian sendiri, dikatkatan Sumardi memang benar adanya, dia menyebutkan dihalaman akun berinisial YH itu isinya menyudutkan petugas terkait kinerja serta kondisi peralatan yang tidk berfungsi.

Ada berita tidak benar, mengatakan kalau empat mobil kami macet, padahal ada enam yang turun ke lokasi dan semuanya berfungsi, air yang tidak terisi padahal terisi penuh sebelum kejadian,” bebernya.

Merasa dirugikan atas tindakan tersebut, pihaknya langsung melaporkan aksi pelemparan dan ujaran kebencian itu ke Polres Rejang Lebong.

Kita sudah laporkan ke pihak kepolisian berharap kasus ini bisa di usut, ada dua laporan yang kami buat yakni penganiayaan dan ujaran kebencian yang disampaikan salah satu anggota grup di media sosial,” pungkasnya.

Disisi lain, Kapolres Rejang Lebong AKBP Ordiva melalui Kasat Reskrim AKP Jerry Antonius Nainggolan membenarkan jika pihaknya telah menerima lapornan dari Dinas Dmankar.

Kami sudah menerima laporn dari pihak Dmamkar, lapornan tersebut akan kita tindaklanjuti dan kita dalami," singkat Kasat Reskrim.

Berdasarkan pantauan saat kejadian, lokasi kebakaran cukup ramai dikerumuni warga yang ingin melihat langsung bencana tersebut, sehingga kendaraan pemadam cukup kesulitan memasuki lokasi kejadian. [nat]




Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 15:00:00

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Kantor Berita Politik RMOL Dikunjungi Karo Penmas Mabes Polri
PAN Setuju Uang Saksi Pemilu Dibiayai Negara

PAN Setuju Uang Saksi Pemilu Dibiayai Negara

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 13:30:00

Pelantikan PAW MPR

Pelantikan PAW MPR

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 09:51:00