Sulit Membayangkan AHY Kampanye Untuk Jokowi

Politik  RABU, 12 SEPTEMBER 2018 , 20:03:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Sulit Membayangkan AHY Kampanye Untuk Jokowi

AHY/Net

RMOLBengkulu. Sangat sulit bagi Partai Demokrat untuk kecipratan elektoral dengan membiarkan beberapa kader mendukung petahana Joko Widodo pada Pemilu serentak 2019.

Meski ada sejumlah kader yang masuk Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, tidak serta-merta Demokrat mendulang untung.

"Kalau mereka berharap Jokowi efect saya kira sulit ya, karena di koalisi Jokowi lebih banyak partainya dibanding koalisi Prabowo-Sandi. Artinya kalau mereka ingin dapat sedikit efek elektoral harusnya kan di Prabowo-Sandi," ujar peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfarabie di kantornya, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (12/9).

Mengingat, sambung Adjie, Demokrat telah secara resmi melabuhkan pilihannya mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Artinya, kalau di Jokowi, kan sulit kita membayangkan AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) turun berkampanye untuk Jokowi karena dia adalah simbol partai," imbuh Adjie.

Tapi, lanjut Adjie, Demokrat bisa mendapat efek elektoral dari pencapresan Prabowo. Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu bisa kecipratan efek positif di Pileg 2019 jika turut mengkampanyekan Prabowo-Sandi.

"Kalau Prabowo-Sandi dia kan bisa turun berkampanye. Dan menurut saya, kalau AHY turun kampanye untuk Prabowo-Sandi itu bisa punya efek positif ke partai," tukas Adjie.

Partai Demokrat memberikan kelonggaran kepada ketua DPD yang juga kepala daerah mendukung Jokowi-Ma'ruf karena masyoritas daerahnya mendukung petahana. Misalnya, Ketua DPD Demokrat Papua yang juga Gubernur Papua, Lukas Enembe. dikutip Kantor Berita Politik RMOL. [ogi]
 

Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00