Peningkatan Kualitas Jalan Didaerah Ini Malah Rugikan Warga

Daerah  KAMIS, 30 AGUSTUS 2018 , 16:12:00 WIB | LAPORAN: AIDIL HARYANTO

Peningkatan Kualitas Jalan Didaerah Ini Malah Rugikan Warga

RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Proyek pelebaran dan peningkatan kualitas jalan sepanjang 56 kilometer di Kabupaten Bengkulu Selatan tepatnya mulai Simpang Rukis sampai perbatasan Kabupaten Kaur dan dari Kecamatan Tanjung Kemuning hingga Kecamatan Semidang Gumai, Desa Tanjung Pandan membuat warga rugi.

Pasalnya, hujan deras melanda wilayah itu menyebabkan sejumlah rumah warga tergenang air lantaran tidak dibangun drainase.

Warga Pantai Hilir, Erlan (40) menyampaikan, banjir yang menimpa tempat usahanya akibat dari konstruksi gorong-gorong sangat kecil, sehingga tidak mampu mengalirkan debit air dari 2 bendungan di sekitar tempat tinggalnya.

"Bendungan mentiring dan bendungan di samping rumah saya. Sebelum gorong-gorong ini di bangun tidak pernah ada banjir,” terangnya Kamis (30/8).

Dengan kondisi demikian, Ia minta pertanggung jawaban dari perusahaan pelaksana proyek tersebut yaitu PT. Waskita Karya.

"Kerugian usaha saya cukup luar biasa. Ini barang usaha saya yang hancur dan hanyut minimalis 350 buah dan kerusakan bangunan yang dialami,” keluhnya.

Dikonfirmasi, Humas PT Waskita Karya, Ujang Tasuk, mengatakan bahwa pihaknya akan bertanggungjawab.

Perihal salah perencanaan gorong-gorong itu tidak benar, tapi yang pasti pihaknya secepatnya turun ke lapangan untuk memastikan kerusakan jalan.

"Mengenai banjir yang terjadi di Semidang Gumai dan sekitarnya itu bencana alam, apa lagi yang menimpa tempat usaha saudara Erlan. Untuk saat ini yang bersangkutan belum ada koordinasi dengan kita. Seluruhnya dapat diselesaikan dengan baik ketika memang saudara Erlan koordinasi perihal kerugiannya, saya akan koordinasi dengan pimpinan, guna menemukan jalan keluarnya," ucapnya. [nat]




Komentar Pembaca