Fraksi KPN Bengkulu Utara Berkoalisi?

Politik  SELASA, 14 AGUSTUS 2018 , 14:51:00 WIB | LAPORAN: IRMAN DINATA

Fraksi KPN Bengkulu Utara Berkoalisi?

Hotman Sihombing

RMOLBengkulu. Satu dari tujuh fraksi DPRD Bengkulu Utara berbeda pandangan soal Penyampaian Kata Akhir Fraksi DPRD Bengkulu Utara terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Bengkulu Utara Tahun Anggaran 2017 ketika Rapat Paripurna DPRD Bengkulu Utara, Selasa (14/8).

Bagaimana tidak, hanya fraksi Kebangkitan Perjuangan Nurani (KPN) menyetujui Raperda tersebut menjadi Perda meski dengan catatan. Sedangkan 6 fraksi lainnya, belum menerima dan meminta dilakukan Rapat Banmus terkait penjadwalan ulang rapat kerja bersama, antara eksekutif dan legislatif dalam pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2017.

Jurubicara Fraksi KPN, Hotman Sihombing, kepada RMOLBengkulu menjelaskan, keputusan dukungan tersebut selain dari pandangan fraksi juga melalui pertimbangan koalisi dengan pemerintah.

"Kita menyetujui namun kan dengan catatan, agar kiranya data dan rekomendari yang diminta dewan dapat dipenuhi. Ya pasti ada unsur koalisinya, Ketua Fraksi yang lebih paham silahkan komfirmasi dengan Sonti Bakara," kata politisi PDIP ini diwawancarai usai rapat paripurna.

Sementara itu, Sekretaris Fraksi Merah Putih, Dedy Syafroni, mempertanyakan penyampaian kata akhir fraksi KPN. Menurutnya kurang relevan dengan kondisi saat hearing bersama pihak eksekutif, selain dianggap tidak mengikuti hingga tuntas dalam pembahasan Raperda itu.

"Yang perlu diperjuangkan ini masyarakat Bengkulu Utara, jangan untuk kepentingan pribadi. Apakah mereka hadir dan mengikuti terus hingga tuntas dalam pembahasan Raperda ini, kan tidak," tegasnya.

Untuk diketahui, Fraksi KPN DPRD Bengkulu Utara terdiri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), PDIP dan Hanura. [nat]



Komentar Pembaca