Pilkada Indonesia Belum Ramah Pada Perempuan

Politik  RABU, 01 AGUSTUS 2018 , 12:14:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Pilkada Indonesia Belum Ramah Pada Perempuan

Net

RMOLBengkulu. Kontestasi pilkada di negeri belum ramah dengan kaum perempuan. Setidaknya itu tercermin dari data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang gelaran pilkada tahun 2015, 2017, dan 2018.

Begitu kata peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Mahardhika dalam diskusi bertajuk 'Potret Perempuan Kepala Daerah Terpilih di Pilkada 2018 dan Prospek Perempuan di Pemilu 2019' di Media Center Komisi Pemilihan Umum (KPU), Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (1/8).

"Dari data yang ada, kita bisa simpulkan bahwa kontestasi Pilkada masih belum ramah perempuan," ujarnya.

Berdasarkan data yang dikumpulkan Perludem, pada Pilkada 2018 hanya ada 31 kontestan perempuan dari total 342 orang yang terpilih menjadi kepala dan wakil kepala daerah. Angka ini hanya setara dengan 9,06 persen dan cenderung stagnan dari pilkada-pilkada sebelumnya.

"Di Pilkada 2015 hanya ada 8,7 persen perempuan yang menang. Sementara di 2017, hanya 5,90 persen perempuan yang menang," jelasnya.

Lebih lanjut kata dia, jika dibandingkan dengan 101 perempuan yang mendaftar sebagai calon kepala daerah di Pilkada 2018, hanya 30,69 persen perempuan yang bisa memenangkan pilkada. Angka keterpilihan ini, kata dia, juga cenderung stagnan dari pilkada ke pilkada.

"Yang mana pilkada pada 2015, angka keterpilihannya 37,1 persen dan di pilkada 2017 angka keterpilihannya 26,67 persen," demikian Mahardhika. dikutip Kantor Berita Politik RMOL. [ogi]
 

Komentar Pembaca
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00

Salam Dua Jari Prabowo

Salam Dua Jari Prabowo

RABU, 17 APRIL 2019 , 10:27:00