Gerindra: Tunggu Hitung Nyata, Bukan Hitung Cepat!

Politik  JUM'AT, 29 JUNI 2018 , 19:46:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Gerindra: Tunggu Hitung Nyata, Bukan Hitung Cepat!
RMOLBengkulu. Partai Gerindra menegaskan bahwa hitung cepat Pilkada yang dilakukan banyak lembaga survei bukanlah patokan utama. Pemenang Pilkada ditentukan oleh penghitungan yang dilakukan KPU.

"Pilkada saya kira berjalan dengan baik, lancar. Tentu sekarang kita masih menunggu real count atau hitung yang nyata, bukan hitung cepat," kata Wakil Ketum Partai Gerindra Fadli Zon di sela acara Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Keluarga Besar Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta Pusat, Jumat (29/6).

Meski real count KPU belum usai, Fadli sangat yakin kalau calon kepala daerah yang didukung oleh Gerindra beserta koalisinya menang. Di Jabar misalnya, Fadli yakin jagoan Gerindra bersama koalisi, Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik), keluar sebagai pemenang berdasarkan real count meski versi quick count yang menang pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.

"Secara real count dari C1 yang ada itu masih menunjukkan bahwa pasangan Sudrajat-Syaikhu memimpin tipis," tegasnya.

Makanya, Fadli mengingatkan agar penyelenggara Pemilu untuk tidak melakukan perbuatan curang dalam perhitungannya.

"Nanti kita lihat lah hasilnya, kita bandingkan, yang paling di dalam perhitungan ini jangan sampai ada kecurangan-kecurangan," ujarnya.

Lebih lanjut kata Fadli, tingkat keterpilihan pasangan Asyik dan beberapa jagian mereka yang terbilang tinggi tak lepaskan dari nama besar Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Gerindra yang akan maju di Pilpres tahun 2019 nanti.

''Saya kira ini menunjukkan optimisme bahwa Prabowo efek itu cukup tinggi. Tentu saja ada pengaruh-pengaruh yang lain, mesin partai, tokoh-tokoh, ulama, habaib dan sebagainya telah berperan penting dalam bentuk partisipasi dalam demokrasi," tekan Fadli.

Meski demikian, Wakil Ketua DPR RI ini menekankan, siapapun nanti yang menang sesuai dengan real count KPU, pasangan tersebut sesungguhnya merupakan pilihan rakyat kebanyakan.

"Nanti kalau kita sudah melakukan verifikasi siapapun yang terpilih tentu ini suatu kenyataan politik yang merupakan pilihan rakyat," pungkas Fadli. dikutip Kantor Berita Politik RMOL. [ogi]




Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00