Pengobatan Novel Baswedan Habiskan Rp 3,5 M

Dari Dana Kepresidenan

Nusantara  JUM'AT, 08 JUNI 2018 , 01:51:00 WIB | LAPORAN: IRMAN DINATA

Pengobatan Novel Baswedan Habiskan Rp 3,5 M

Novel Baswedan/ net

RMOLBengkulu. Selama 2017, biaya perawatan untuk penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan sudah menghabiskan dana sebesar Rp 3,5 miliar.

"Saudara Novel tahun 2017 itu menghabiskan Rp 3,5 miliar. Itu seluruhnya dibiayai oleh dana kepresidenan," ungkap Ketua KPK Agus Rahardjo di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/6).

Agus menyebut sampai saat ini KPK masih tidak berani menggunakan anggaran lembaga anti rasuah tersebut. Termasuk juga asuransi khusus untuk karyawan KPK pun belum bisa sepenuhnya dipakai.

"Sekarang ini dibiayai dari buffer insurance, padahal buffer insurance itu Rp 1,5 miliar untuk seluruh karyawan KPK. Jadi nggak adil kalau hanya dipakai satu orang," jelasnya.

Agus menyatakan bahwa KPK saat ini menunggu surat tertulis dari Presiden Jokowi, perihal izin untuk menggunakan anggaran lembaga sebagai penopang biaya pengobatan Novel.

"Karena di 2018 masih berjalan dan sudah menghabiskan Rp 389 juta," tandas Agus seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL.

Penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan terjadi April 2017, Polri masih belum mampu mengungkap siapa dalang maupun pelaku penyerangan.

Mata kiri Novel pun belum pulih dengan sempurna dan masih harus menjalani perawatan lanjutan di Singapura.

Novel diserang dua orang tidak dikenal pada 11 April 2017 selepas salat Subuh di Masjid Al-Ihsan, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Para pelaku mengendarai sepeda motor lalu menyiramkan air keras ke wajah mantan Kepala Satuan Reskrim Polres Bengkulu tersebut. [nat]




Komentar Pembaca
Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

SELASA, 12 NOVEMBER 2019 , 20:09:14

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 , 17:50:00

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

SABTU, 09 NOVEMBER 2019 , 22:30:00