Pilpres 2019

Jokowi Perlu Hati-hati Dengan #2019GantiPresiden

Politik  JUM'AT, 25 MEI 2018 , 00:32:00 WIB | LAPORAN: IRMAN DINATA

Jokowi Perlu Hati-hati Dengan #2019GantiPresiden

iluatrasi/ net

RMOLBengkulu. Pengamat politik dari Poskapol Universitas Indonesia Aditya Perdana mengatakan, gerakan tanda pagar (tagar) #2019Ganti Presiden perlu menjadi perhatian khusus dari kubu Capres Petahana Joko Widodo (Jokowi).

Sebab, tidak hanya di duniamaya, secara perlahan aksi tersebut diterima masyarakat di dunia nyata.

"Saya merasa bahasa isu ini relatif baik dan sah secara demokrasi. Ini perlu kerja keras dari Pak Jokowi dan pendukungnya untuk membendung isu ini," kata Aditya di Cafe Mandailing, Jakarta, Kamis, (24/5).

Ia mengingatkan agar Jokowi tidak salah mengambil kebijakan dan keputusan di akhir periode sebab bisa berdampak pada elektabilitas di Pilpres 2019.

Kendati gerakan ini baru masif di hanya sebatas pengguna internet dan kota-kota besar saja, namun bukan tidak mungkin akan menjalar hingga ke pedesaan.

Ia mencontohkan aksi serupa pernah dimainkan kubu Demokrat saat pemilu Amerika Serikat tahun 2008.

"Saya ingat Obama tahun 2008 dengan gerakan ‘chance’, bisa mengalahkan presiden petahana. Ini makannya para partai pendukung harus hati-hati," pungkas Aditya dilansir Kantor Berita Pemilu. [nat]








Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00