Selain Drainase, Jalan Trokon Rusak Akibat Truck Tambang

Daerah  SENIN, 16 APRIL 2018 , 16:39:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Selain Drainase, Jalan Trokon Rusak Akibat Truck Tambang

RMOL Bengkulu

RMOL. Jalan Trokon Kabupaten Rejang Lebong lintas antara Kecamatan Curup Utara dengan Kecamatan Selupu Rejang saat ini kondisinya rusak parah.

Berdasarkan pantauan dilapangan, diruas badan jalan itu banyak terdapat lubang yang menganga, serta disejumlah titik, lobang digenangi air sehingga kedalaman lubang tersamarkan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Yusran Fauzi, melalui Kabid Bina Marga, Suhadi membenarkan kondisi jalan tersebut, menurut dua, rusaknya jalan tersebut karena beberapa faktor, salah satunya kondisi sistem drainse.

"Panjang jalan Trokon ini sekitar 5 Kilometer, rusaknya karena beberapa faktor salah satunya karena sistem drainase dijalan itu tidak tersedia," kata Suhadi kepada RMOL Bengkulu, Senin (16/4).

Selain karena buruknya sistem drainase, menurut dia, rusaknya jalan tersebut juga disebabkan oleh adanya aktivitas kendaraan berupa truk besar dengan tonase besar, mengingat jalan itu banyak dilalui oleh kendaraan yang mengangkut material tambang.

"Diwilayah itu kan banyak kuari atau lokasi tambang, sehingga banyak kendaraan besar yang melalui jalan itu dengan muata melebihi tonase," bebernya.

Sementara itu, terkait dengan upaya perbaikan jalan sendiri diakui Suhadi, pihaknya terkendala masalah anggaran, sedangkan anggaran dana rutin sendiri tidak mampu untuk mengakomodirnya.

Meski demikian, ditambahkan dia, pihaknya akan mengupayakan perbaikan dengan akan mengusulkan di APBD Perubahan 2018 itupun jika memungkinkan.

"Prioritasnya yakni pembangunan dranasenya, serta pengaman bahu jalan, jika memungkinkan akan kita usulkan dalam anggaran Perubahan," demikian Suhadi. [nat/izk]




Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00