Ngaku Dengar "Bisikan" Kompol Fahrizal Tembak Mati Iparnya

Hukum  SABTU, 07 APRIL 2018 , 11:31:00 WIB | LAPORAN: IRMAN DINATA

Ngaku Dengar

Foto: Ist

RMOL. Kasus penembakan oleh Kompol Fahrizal terhadap adik iparnya Jumingan di Medan mulai dilakukan penyidikan. Hal itu setelah kondisi mantan Kasat Reskrim Polresta Medan tersebut sudah jauh lebih tenang.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Rina Sari Ginting mengatakan, dalam pemeriksaan kemarin Jumat (6/4) oknum polisi Fahrizal nekat menembak korban yang menyebabkan Jumingan meninggal dunia lantaran dipengaruhi bisikan, karena korban adalah orang yang jahat.

"Tetapi kan itu (pengakuan Kompol F) secara hukum tidak dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu tim dari Polda Sumatera Utara mencari saksi-saksi ke lapangan, dan sampai dengan saat kami masih bekerja," katanya seperti diberitakan RMOL Sumut.

Penyidik sejauh ini masih tetap mendalami motif dibalik pembunuhan tersebut.

"Dia sudah kooperatif, tenang," ujarnya.

Menurut Rina dengan menembak korban hingga 6 kali, patut diduga ada kemarahan yang besar atau ada masalah di internal keluarga.

"Tetapi dugaan itu masih didalami penyelidik," pungkasnya. [nat]




Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Merah Putih Dikibarkan Di Beijing

Merah Putih Dikibarkan Di Beijing

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 , 07:37:00