Sepanjang 2017, Ribuan Anak Disuntik Empat Jenis Vaksin

Daerah  JUM'AT, 06 APRIL 2018 , 09:31:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Sepanjang 2017, Ribuan Anak Disuntik Empat Jenis Vaksin

RMOL Bengkulu

RMOL. Sepanjang tahun 2017 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebong sudah memberikan vaksin kepada 4.417 anak. Dari angka itu terdiri dari 1997 anak golongan vaksin TD (Tetanus Difteri),  601 anak vaksin baduta campak, dan 1819 anak Imunisasi Dasar Lengkap (IDL).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Lebong, Rachman menjelaskan, dalam imunisasi itu diberikan kepada anak rata-rata bayi maupun umur 2 hingga 19 tahun oleh seluruh petugas Puskesmas di wilayah Kabupaten Lebong.

"Misalnya Difteri adalah radang tenggorokan yang sangat berbahaya dapat menyebabkan kematian anak hanya dalam beberapa hari saja. Termasuk tetanus adalah penyakit kejang otot seluruh tubuh dengan mulut terkancing tidak bisa dibuka," ujar Rachman kepada Rakyat Merdeka Online (RMOL) Bengkulu, Kamis (5/4).


Dijelaskan Rachman, sedikitnya ada 4 jenis vaksin yang sudah disiapkan petugas kesehatan yaitu Imunisasi BCG ( Bacillus Calmette Guerin ), DPT-HB-Hib (Difteri Pertusis Tetanus-Hepatitis B-Haemophylus Influenza Tipe B),  Imunisasi Polio, dan Vaksin Campak untuk anak umur 2 tahun kebawah.

"Tujuannya untuk memberikan perlindungan dan pencegahan bagi anak-anak terhadap penyakit campak, difteri dan tetanus. Oleh karenanya, ia  berharap para orang tua tidak perlu khawatir, jika anaknya diimunisasi oleh petugas puskesmas," bebernya.

Tak hanya imbauan untuk melakukan imunisasi kembali, Rachman juga mengingatkan pentingnya gaya hidup sehat. Menurut mereka, gaya hidup sehat dan imunisasi merupakan salah satu upaya terbaik untuk mencegah penularan penyakit.

"Hampir setiap tahun, petugas kita selalu turun rutin turun ke desa maupun dipukesmas untuk melakukan imuniasi anak," demikian Rachman. [ogi]

Komentar Pembaca
Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

SELASA, 12 NOVEMBER 2019 , 20:09:14

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 , 17:50:00

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

SABTU, 09 NOVEMBER 2019 , 22:30:00