Ini Alasan Dewan Pers Sempurnakan Standar Kompetensi Wartawan

Politik  SELASA, 27 MARET 2018 , 12:51:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Ini Alasan Dewan Pers Sempurnakan Standar Kompetensi Wartawan

Hendri CH Bangun/RMOL

RMOL. Peraturan Dewan Pers No. 1/Peraturan-DP/II/2010 tanggal 2 Februari 2010 sudah mengatur tentang standar kompetensi wartawan.

"Hanya saja, seiring berjalannya waktu maka dirasa perlu melakukan penyesuaian aturan tersebut," ujar Ketua Komisi Pendidikan Dewann Pers, Hendri CH. Bangun di Aula Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (27/3).dikutip Kantor Berita Politik RMOL.

Hendri menyebutkan dalam aturan lama itu yang menjadi acuan dasar platform standar kompetensi wartawan adalah media cetak. Dimana pada saat ini sudah berkembang platform lain.

"SKW (standar kompetensi wartawan) dibuat berbasis media cetak sehingga tidak mampu mengakomodasi uji semua kebutuhan platform khususnya penyiaran dan siber, serta kompetensi pewarta foto," jelasnya.

Untuk itu, lanjut Hendri, Dewan Pers kemudian mengeluarkan aturan sebagai penyesuaian dalam Peraturan Dewan Pers No.4/XII/2017.

Lebih dari penyesuaian platform, Hendri menerangkan aturan tersebut akan memasukkan muatan khusus kode etik jurnalistik beserta penjelasan tentang UU Pers dan Penyiaran.

"Dirasa perlu membuat mata uji khusus Kode Etik Jurnalistik (plus UU Pers dan UU Penyiaran) agar kualitas produk jurnalistik dapat dipertahankan khususnya tidak terkena kasus pers," demikian Hendri. [ogi]

Komentar Pembaca
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00

Salam Dua Jari Prabowo

Salam Dua Jari Prabowo

RABU, 17 APRIL 2019 , 10:27:00