Petani Rejang Lebong Rugi

1 Ton Daun Bawang Dihargai Rp 700 ribu

Ekbis  MINGGU, 11 MARET 2018 , 22:25:00 WIB | LAPORAN: IRMAN DINATA

1 Ton Daun Bawang Dihargai Rp 700 ribu

RMOL Bengkulu

RMOL. Petani daun bawang di Kabupaten Rejang Lebong saat ini mengeluh, lantaran rendahnya harga jual hanya Rp 700/Kg.

Menurut keterangan Afri (33) salah satu petani di Desa Tempel Rejo Kecamatan Curup Selatan, harga daun bawang mengalami penurunan sejak dua pekan yang lalu, bahkan fluktuasi harganya terus mengalami penurunan.

"Sekitar akhir bulan kemarin sudah mulai mengalami penurunan, sebelumnya harganya sempat Rp 3.000 kemudian terus merosot seperti sekarang ini cuma Rp 700 per kilonya, jika 1 ton terjual dapat Rp 700 ribu," kata Afri kepada RMOL Bengkulu, Minggu (11/3/2018).

Hal senada juga diungkapkan oleh petani desa lain, Suryanto (38) di Desa Air Meles Atas, Kecamatan Selupu Rejang, menurutnya penurunan harga itu terjadi karena banyaknya kalangan petani yang panen serentak.

Dia menjelaskan tanaman daun bawang paling mudah dibudidayakan. Mengingat pada saat musim tanam sebelumnya cuaca diwilayah itu kurang bersahabat.

"Daun bawang ini kan mudah, saat cuaca tidak mendukung tanaman ini masih tetap bertahan, jadinya banyak yang menanam, tanaman ini juga bisa ditanam disela-sela tanaman lain, seperti sawi, cabai, kubis dan lainnya," kata Suryanto.

Meski demikian, rendahnya harga jual banyak kalangan petani yang mengalami kerugian. Belum sebanding dengan modal bibit yang dikeluarkan.

"Saya hanyaampu panen 1 ton, beli bibit sebelumnya sampai Rp 1 juta lebih, belum lagi untuk pupuknya. Harapannya bisa naik lagi, termasuk jenis sayuran lainnya. Karena saat ini sebagian besar sayuran mengalami penurunan harga," pungkas Suryanto. [nat/ard]





Komentar Pembaca
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

JUM'AT, 22 JUNI 2018 , 11:00:00

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

SELASA, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

SENIN, 18 JUNI 2018 , 09:00:00