Empat Lawang Rusuh, Prediksi Polda dan Bawaslu Terbukti

Hukum  SENIN, 19 FEBRUARI 2018 , 15:40:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Empat Lawang Rusuh, Prediksi Polda dan Bawaslu Terbukti

foto fb nop

RMOL. Prediksi tiga daerah rawan Pilkada yang disebut Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel ternyata memang terbukti.

Meski soal pemetaan daerah rawan, kedua lembaga tersebut sedikit berbeda namun mereka sepakat kalau Pilkada Kabupaten Empat Lawang termasuk rawan konflik.

Seperti diketahui, Bawaslu memetakan daerah yang dianggap rawan Pilkada serentak 2018 adalah Kabupaten Empat Lawang, Muratara dan Kota Palembang.

Empat Lawang, Muratara, dan Palembang. Ini titik kerawanan berdasarkan pemetaan Bawaslu,” ungkap Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi kepada RMOLSumsel beberapa waktu lalu. dikutip RMOL Sumsel.

Sementara Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnaen Adinegara menyebut tiga daerah rawan pada pilkada serentak di Sumsel adalah Kabupaten Empat Lawang, Pagaralam dan Lubuklinggau.

Pilkada Empat Lawang sendiri hanya diikuti dua pasangan calon (Paslon) yakni H David Hadrianto Aljufri yang merupakan saudara dari H Budi Antoni Aljufri (HBA) berpasangan dengan H Muhammad Eduar Kohar dan Joncik Muhammad berpasangan dengan Yulius Maulana.

Seperti diketahui, pada Pilkada sebelumnya Joncik Muhammad sempat dinyatakan pemenang namun dibatalkan Akil Mochtar yang saat itu menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi sekaligus menyatakan kalau H Budi Antoni Aljuri adalah pemenang Pilkada Kabupaten Empat Lawang.

Namun jabatan tersebut tidak lama karena Akil Mochtar dinyatakan bersalah karena melakukan dugaan suap yang juga melibatkan nama HBA.

Kini Joncik kembali mencalonkan diri dan bersaing dengan saudara HBA yakni H David Hadrianto Aljufri (HDA).

Sementara Deklarasi Damai yang berlangsung, Minggu (18/2) di kawasan Pulau Emas Kecamatan Tebing Tinggi sempat berjalan lancar namun tak lama kemudian terjadi kurusuhan serta diwarnai aksi lempar kursi dan berakhir bentrok.

Diduga saat kericuhan itulah, kepala Joncik sempat berdarah karena mengalami benturan. Belum bisa dipastikan apakah terkena lemparan botol atau benda tumpul lainnya. [ogi]



Komentar Pembaca
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

JUM'AT, 22 JUNI 2018 , 11:00:00

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

SELASA, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

SENIN, 18 JUNI 2018 , 09:00:00