Dapat Nomor 10, PPP Anggap Nilai Tertinggi

Politik  SENIN, 19 FEBRUARI 2018 , 09:52:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Dapat Nomor 10, PPP Anggap Nilai Tertinggi
RMOL. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendapatkan nomor 10 pada Pemilu 2019. Pengambilan nomor urut tersebut dilakukan di kantor KPU Jln Imam Bonjol Jakpus.

Dalam pengambilan nomor urut tersebut, ketum PPP M. Romahurmuziy memakai baju adat melayu warna hijau, sementara Sekjen PPP Arsul Sani memakai baju adat jawa berwarna hijau.

Rommy, sapaan akrab Romahurmuziy mengatakan, nomor 10 memiliki makna khusus. Dalam penilaian, angka 10 merupakan nilai tertinggi dalam ujian.

"Angka 10 merupakan nilai tertinggi dalam ujian. Jadi 10 angka terbaik," kata Romi di kantor KPU. Minggu (18/2). dikutip Kantor Berita Politik RMOL.

Selain itu, angka 10 merupakan makna sepakat atau tos. Kemudian juga angka 10 bermakna bahwa PPP akan mengikuti pemilu yang ke-10 sejak 1977. "Angka 10 juga mengingatkan pada jumlah malaikat Allah," ujar alumnus ITB ini.

Rommy menambahkan, angka 10 dalam permainan sepakbola digunakan bintang dunia seperti Diego Maradoa maupun Leonel Messi, del pieo, fransisco totti dan lainnya. "Almamater ketum PPP adalah ITB  Jalan Ganesha 10," ujarnya sembari tersenyum.

Selanjutnya, PPP menyongsong generasi digital karena 1 dan 0 adalah kode binary digital. Saat ini, pola pendekatan baru dilakukan PPP untuk mengambil segmen pemilih milineal.

*Satu-satunya nomor Parpol peserta pemilu 2019 yg ada nol nya dan terakhir, sepuluh adalah sempurna sebagaimana QS. Al-Baqarah: 196*

Wasekjen DPP PPP Achmad Baidowi menambahkan, setelah mendapatkan nomor urut, PPP akan melakukan rekrutmen caleg secara terbuka. Saat ini, baru terpetakan caleg dari internal.

"Kami membuka ruang seluasnya bagi tokoh masyarakat untuk berkiprah melalui PPP,"  ujar politisi mantan wartawan ini. [ogi]




Komentar Pembaca
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

JUM'AT, 22 JUNI 2018 , 11:00:00

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

SELASA, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

SENIN, 18 JUNI 2018 , 09:00:00