Sukhoi Full Combat Perkuat Pertahanan Indonesia

Nusantara  SABTU, 17 FEBRUARI 2018 , 17:28:00 WIB | LAPORAN: IRMAN DINATA

Sukhoi Full Combat Perkuat Pertahanan Indonesia

Net

RMOL. Di seluruh dunia, ter­catat baru tiga negara yang memiliki Sukhoi SU-35 Flanker E yaitu Rusia, China dan India. Dengan adanya penanda­tangan kontrak pembelian oleh Indonesia ini, maka Indonesia akan menjadi negara keempat.

Hebatnya, dua pesawat tempur bua­tan Rusia, Sukhoi Su-35 full combat akan tiba di Indonesia, pada Oktober 2018.

Kedatangan pesawat ini merupakan tahap awal setelah ditandatanganinya kontrak pembelian 11 pe­sawat oleh Kementerian Pertahanan dan Rusia, Rabu 14 Februari 2018 lalu.

Kepastian telah ditanda­tanganinya kontrak pem­belian itu disampaikan Kepala Pusat Komunikasi (Kapuskom) Publik, Kemhan Brigadir Jenderal TNI Totok Sugiharto, di Jakarta, kemarin.

"Kontrak sudah ditan­datangani mas, kemarin 14 Februari. Insya allah Oktober dua Sukhoi akan datang, sebagai tahap awal," kata Totok.

Pria berkumis tebal ini juga mengungkapkan, dua pesawat tempur canggih ini akan datang dengan persenjataan lengkap. "Insya Allah, full combat,"  katanya.

Meski belum ada keterangan resmi dari Kemenhan, namun informasi sementara menyebutkan bahwa akan ada dua unit pe­sawat Sukhoi SU-35 yang akan datang memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI yang akan dilaksana­kan pada Oktober 2018 nanti.

Seperti diketahui, pembe­lian pesawat Sukhoi Su-35 ini bertujuan untuk meng­gantikan F-5 Tiger yang sudah tidak layak terbang.

"Sebanyak 11 pesawat Sukhoi Su-35 full combat sudah kita beli. Alasan untuk memperkuat pertahanan Indonesia," katanya.

Menurut dia, pesawat tempur jenis terbaru ini memiliki kemampuan mengunci target.

"Dari jauh, dia (Sukhoi SU-35) sudah bisa tahu ada berapa target dan me­nyiapkan peluru ya untuk menembak," katanya.

Seperti diketahui, pembe­lian pesawat Sukhoi Su-35 ini bertujuan untuk meng­gantikan pesawat tempur F-5E/F Tiger II yang sudah tidak layak terbang dan dipensiunkan sejak tahun 2016 lalu.

Indonesia merupakan negara pertama di ASEAN yang mengoperasikan ke­luarga Flanker, sebutan NATO untuk seri Sukhoi Su-27. Dari seri Sukhoi Su-27 Flanker inilah kemudian 'diturunkan' versi kursi gandanya, SU-30 MKI, MKM dan seterusnya.

Indonesia mengoperasi­kan Sukhoi SU-27 dan SU-30 MKI di Skuadron Udara 11 yang berpang­kalan di Pangkalan Udara Hasanuddin, Makassar. Mereka semua datang pada kwartal September 2003 dengan pola pembelian di luar dana negara.

Saat itu, Indonesia mem­beli dua unit SU-27, dua unit SU-30 dan dua unit he­likopter serang Mil Mi-35P yang dioperasikan Pusat Penerbangan TNI AD. [nat]





Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Evakuasi Korban Penembakan

Evakuasi Korban Penembakan

KAMIS, 06 DESEMBER 2018 , 15:45:00

Di Istana Negara, Siang Ini Rohidin Mersyah Dilantik Sebagai Gubernur Bengkulu
Tutup Mulut Dan Hidung

Tutup Mulut Dan Hidung

SELASA, 04 DESEMBER 2018 , 05:35:00