Tahun 2018, Ada 5 Rumah Tunggu Kelahiran

Daerah  SELASA, 13 FEBRUARI 2018 , 19:16:00 WIB | LAPORAN: IRMAN DINATA

Tahun 2018, Ada 5 Rumah Tunggu Kelahiran
RMOL. Tahun 2017 kemarin jumlah Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) di Kabupaten Rejang Lebong sebanyak 9 unit, hanya saja pasca dilakukan evaluasi oleh Dinas Kesehatan, pada tahun 2018 ini jumlah RTK dilakukan pengurangan sebanyak 4 unit.

Kabid Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Rejang Lebong Ridwan mengatakan, RTK tersebut disediakan untuk kalangan ibu-ibu yang akan melahirkan namun memiliki akses jauh dari pusat layanan kesehatan seperti Puskesmas, hanya saja pasca dilakukan evaluasi 4 RTK dihilangkan.

"Tahun 2017 kemarin ada sebanyak 9 RTK, namun pasca dilakukan evaluasi jumlahnya dikurangi menjadi 5 RTK yang saat ini juga masih dalam proses," ujar Ridwan ditemui RMOL Bengkulu usai penandatangan MoU antara Dinkes Rejang Lebong dengan RSUD Curup terkait program Jampersal Selasa (13/2/2018).

Adapun 4 RTK yang pernah dibentuk tahun 2017 dan dievaluasi untuk dikurangi yakni RTK di Desa Sindang Jati dan di Desa Sindang Dataran Kecamatan Sindang Kelingi, kemudian RTK di Kecamatan Binduriang dan RTK di Kecamatan Sindang Beliti Ulu.

Sementara RTK yang ada saat ini dan masoh dicarikan lokasinya yakni RTK Kabupaten Rejang Lebong yang berada di Kelurahan Adirejo Curup, kemudian RTK di Kelurahan Padang Ulak Tanding (PUT) Kecamatan PUT, RTK di Desa Bangun Jaya Kecamatan Bermani Ulu Raya, RTK di Desa Lubuk Belimbing Kecamatan Sindang Beliti Ulu, serta RTK di Desa Bedeng SS Kecamatan Binduriang.

"Bagi masyarakat yang keluarganya akan melahirkan namun memiliki akses jauh dari layanan kesehatan dapat memanfaatkan RTK tersebut, nantinya semua biaya hidup ditanggung oleh Pemerintah Daerah, disediakannya RTK ini sebagai upaya untuk meminimalisir resiko kematian ibu dan anak," demikian Ridwan. [nat/ard]




Komentar Pembaca
Rupiah Terpuruk, Utang Bertumpuk!

Rupiah Terpuruk, Utang Bertumpuk!

KAMIS, 24 MEI 2018 , 17:00:00

Komunitas Tionghoa Kapok Dukung Jokowi

Komunitas Tionghoa Kapok Dukung Jokowi

KAMIS, 24 MEI 2018 , 15:00:00

Harus Ada Reformasi Jilid II

Harus Ada Reformasi Jilid II

SELASA, 22 MEI 2018 , 17:00:00