Dewan Pesimis Lebong Lumbung Padi

Daerah  SELASA, 23 JANUARI 2018 , 09:23:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Dewan Pesimis Lebong Lumbung Padi

Muslim/ RMOL Bengkulu

RMOL. Ketua Komisi III DPRD Lebong, Muslim mengkritik terkait sulitnya sejumlah petani di Kecamatan Uram Jaya dan Amen mendapatkan pupuk bersubsidi pada beberapa kios resmi pupuk di wilayah setempat. Padahal, menurutnya musim tanam padi kali ini seharusnya dimanfaatkan Dinas Pertanian dan Perikanan (DPP) Lebong untuk mendukung Lebong jadi lumbung padi.

"Kelangkaan pupuk sudah terjadi hampir satu bulan terakhir, padahal saat ini sebagian petani saatnya melakukan pemupukan lahan pertaniannya," kata Muslim  saat dikonfirmasi RMOL Bengkulu, Senin (22/1/2018).

Muslim juga mengaku pesimis target swasembada pangan tercapai hingga beberapa tahun kedepan jika petani saja kesulitan mendapatkan pupuk.

"Petani lebih memilih menggunakan pupuk bersubsidi untuk menekan biaya produksi tanaman padi, karena harganya lebih murah dibandingkan harga pupuk nonsubsidi. Makanya kalau lihat situasi seperti ini, kayaknya Lebong sulit untuk swabembada pangan," tambah Muslim.

Ia berharap agar pihak legislatif  segera mengatasi persoalan kelangkaan pupuk bersubsidi tersebut, sehingga produksi tanaman padi di Kabupaten Lebong sesuai dengan target pemerintah untuk mendukung swasembada pangan.

"Kemarin sudah saya tekankan melalui dinas pertanian dan perikanan, supaya untuk mengatasi permasalahan ini. Jangan sampai petani gagal gara - gara susah mendapatkan pupuk," singkat Muslim. [nat]


Komentar Pembaca