Miris BOS MTs Zikir Pikir Rp 32 Juta Setahun

Pendidikan  KAMIS, 11 JANUARI 2018 , 19:29:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Miris BOS MTs Zikir Pikir Rp 32 Juta Setahun

RMOL Bengkulu

RMOL. Sepertinya Madrasah Tsanawiyah (MTs) Zikir Pikir yang berada di Desa Tik Teleu, Kecamatan Pelabai harus mengelus dada. Pasalnya, alokasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dilontarkan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui Kemenag Kabupaten Lebong, untuk sekolah tersebut hanya Rp 32 juta setahun.

Padahal, MTs Zikir Pikir memiliki  32 orang murid dan 9 tenaga pengajar yang membutuhkan biaya operasional hingga keperluan sekolah. Ditambah lagi penyaluran dana BOS ke sekolah pun dilakukan pertriwulan dalam setahun untuk Januari-Maret,  April-Juni, Juli-September dan Oktober-Desember.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Lebong, H Junni Muslimin mengaku, sekolah negeri setingkat MTS yang menjadi binaan Kemenag kata dia, mencapai 9 sekolah. Diantaranya 3 MTs bersatus swasta dan 6 sekolah bersatus negeri.

"Besaran Dana BOS berdasarkan jumlah peserta didik pada sekolah yang bersangkutan. Setahu saya jumlah siswa disana sekitar 32 siswa, dan itupun satu siswa hanya menerima Rp 1 juta pertahun," kata Junni kepada RMOL Bengkulu, Kamis (11/1/2018).

Lebih jauh, setelah  Dana BOS sudah dicairkan, barulah kebijakan penggunaanya diserahkan kepada sekolah masing-masing.

"Kalau swasta statusnya kan yayasan dan dikelolah langsung oleh masyarakat. Artinya, kebijakan diserahkan kepada masing - masing yayasan, baik itu penggunaan dana termasuk gaji guru disekolah itu sendiri. Dan kitapun hanya bisa memberikan bantuan BOS dan  tidak bisa ikut campur didalamnya," tambah Junni.

Disamping itu, pihaknya yang hanya mempunyai kewenangan sebatas pembinaan tersebut hanya bisa berharap kepada masing-masing sekolah.

"Kita hanya sebatas pembinaan dan hanya bisa membantu melalui dana BOS. Kalau untuk kewenangan pemangkasan guru maupun membayar hak guru itu diserahkan kepada yayasan itu sendirii. Makanya, kita minta tolong kepada siapapun yang mempunyai yayasan tersebut untuk memperhatikan betul kondisi sekolah tersebut. Kalaupun dana BOS ini tidak cukup, coba jalin komunikasi dengan pemerintah daerah,” demikian Junni. [nat]



Komentar Pembaca
Yudi Dan Sutardi Pakai Baju Golkar Di KPU

Yudi Dan Sutardi Pakai Baju Golkar Di KPU

SELASA, 17 JULI 2018 , 14:38:00

Berkelopak Enam

Berkelopak Enam

MINGGU, 15 JULI 2018 , 09:31:00

Kontingen BU Pesparawi XII

Kontingen BU Pesparawi XII

SENIN, 16 JULI 2018 , 12:58:00