Anggaran Terbatas, Disdikbud Rekrut 120 Guru Honorer

Pendidikan  RABU, 10 JANUARI 2018 , 20:55:00 WIB | LAPORAN: IRMAN DINATA

Anggaran Terbatas, Disdikbud Rekrut 120 Guru Honorer

Noprianto/ RMOL Bengkulu

RMOL. Meski jumlah guru bantuan atau guru honorer di Kabupaten Rejang Lebong saat ini mencapai 547 orang. Namun sejumlah sekolah masih membutuhkan tenaga pengajar.

Berdasarkan hasil pendataan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rejang Lebong jumlah guru yang masih dibutuhkan sebanyak 380 guru.

Sekretaris Disdikbud Rejang Lebong Noprianto mengungkapkan, dalam pemenuhan jumlah guru tersebut, pada tahun 2018 ini pihaknya akan merekrut guru honorer atau Tenaga Kerja Sukarela (TKS) guru, hanya saja jumlahnya belum memenuhi jumlah yang dibutuhkan.

"Jumlah TKS guru yang kita usulkan sebelumnya sebanyak 380 guru, namun anggarannya terbatas hanya cukup untuk 120 guru," kata Noprianto, kepada RMOL Bengkulu Rabu (10/1/2018).

Meskipun anggaran yang tersedia dari APBD Rejang Lebong tersebut hanya mampu mengakomodir 120 TKS guru, namun diakui dia, gaji yang akan diterima masing-masing TKS nanti masih jauh dari UMP lantaran gaji yang diberikan berkisar Rp 500 hingga Rp 700 ribu perbulannya.

Dia mengatakan besaran gaji tersebut masih terbilang besar jika dibanding gaji guru honorer yang diterima selama ini, yang hanya sebesar Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per bulan.

Sementara itu pada tahun 2018 ini, dia menambahkan sebanyak 60 guru memasuki masa pensiun, itu artinya jumlah kebutuhan guru di Rejang Lebong semakin bertambah.

"Tahun ini ada sebanyak 60 guru masuk masa pensiun, belum lagi pada tahun 2019 hingga 2020 jumlah guru yang masuk masa pensiun semakin banyak, diperkirakan hampir setengah guru PNS akan hilang," bebernya.

Berdasarkan perhitungan angkatan kerja guru PNS, hampir sebagian guru PNS untuk tingkat SD akan pensiun, dia menyebutkan dari sebanyak 1.800 guru SD 600 diantaranya masuk masa pensiun.

Sedangkan untuk guru SMP yang masuk masa pensiun sendiri jumlahnya tergolong sedikit mengingat guru PNS yang ada saat ini masih banyak berusia muda.

"Untuk perekrutan guru PNS itu kan kewenangan pusat, tetapi epertinya tahun 2018 ini moratorium bakal dicabut, dimana bulan September dan November kemarin data dimasing-masing OPD telah diminta, setelah dilakukan perhitungan nantinya kan akan dilakukan pemerataan secara nasional," imbunya.

Dengan adanya formasi CPNS seyelah dicabutnya moratorium CPNS tersebut, pihaknya berharap pemenuhan kuota guru di Rejang Lebong dapat merata. [nat/ard]


Komentar Pembaca
Yudi Dan Sutardi Pakai Baju Golkar Di KPU

Yudi Dan Sutardi Pakai Baju Golkar Di KPU

SELASA, 17 JULI 2018 , 14:38:00

Berkelopak Enam

Berkelopak Enam

MINGGU, 15 JULI 2018 , 09:31:00

Kontingen BU Pesparawi XII

Kontingen BU Pesparawi XII

SENIN, 16 JULI 2018 , 12:58:00