Butuh Uluran Tangan, Balita Ini Menderita Jantung Bocor

Daerah  JUM'AT, 05 JANUARI 2018 , 22:23:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Butuh Uluran Tangan, Balita Ini Menderita Jantung Bocor

RMOL Bengkulu

RMOL. Nasib malang Febrian Saputra, bayi yang baru berumur 10 bulan asal Desa Danau Liang, Kecamatan Lebong Tengah menderita kelainan bawaan yakni penyakit jantung bocor. Balita ini membutuhkan uluran tangan untuk biaya pengobatan yang tidak sedikit jumlahnya.

Febrian adalah anak kedua pasangan Wiwik dan Samsul. Akibat sakit tersebut pertumbuhannya terhambat. Menurut Samsul, anaknya tersebut lahir secara normal dan mengalami kelainan.

"Kita sudah berapa kali meminta pertolongan medis, tapi kondisinya justru tidak berkembang," kata Samsul melalui pesan singkat, Jum'at (5/1/2018).

Namun hingga kini, belum juga membawa Febrian ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan lanjutan. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebong, Amril Yudani melalui sekretaris, Rachman mengaku, telah mengantarkan pasien tersebut kerumah sakit melalui tim jemput sakit pulang sehat (JSPS) pukesmas Semelako, Kecamatan Lebong Tengah pada tahun 2017 lalu.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah membuat kartu JKN- KIS (Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat) untuk dirujuk kerumah sakit di Kota  Bengkulu.

"Ini pasien lama, pada tanggal 23 November 2017 lalu telah dirujuk oleh tim pukesmas kita ke RSUD Lebong. Sebelum berangkatpun, telah kita bantu buat kartu jaminan kesehatan, termasuk memberikan bantuan sembako dan uang santunan," terang Rachman, saat dikonfirmasi RMOL Bengkulu.

Selain itu, ia menyebutkan, berdasarkan hasil diagnosa  mereka,   balita tersebut  ternyata menderita penyakit jantung bocor, Neumonia, Marasmus dan GDD sejak  bawaan lahir.

"Tanggal 26 November 2017 lalu juga diurus pihak bansos. Dan terakhir awal desember langsung dirujuk ke Kota Bengkulu," tutup Rachman.

Sementara itu, kondisi balita malang ini mulai menuai perhatian publik. Bahkan, salah satu bidan Kelurahan Pasar Muara Aman, Kecamatan Lebong Utara, Melianti (26) sempat memposting kondisi balita melalui sosial media. Termasuk melakukan pegalangan dana untuk kesembuhan balita tersebut. Alhasil, Hingga hari Jum'at (5/1/2018) donasi yang terkumpul mencapai Rp 1 juta lebih.

"Saya mendapatkan informasi dari salah satu kerabat saya di pukesmas. Kalau ada seorang balita yang tertunda operasi, karena orang tuanya  tidak ada uang.  Makanya, saya sebarkan infonya di facebook. Alhamdulillah, banyak yang merespon positif dan ikut juga membantu. Kalau tidak ada halangan, rencananya besok atau lusa kita salurkan  langsung kepada orang tuanya," singkat Meli. [nat]


Komentar Pembaca
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00

Salam Dua Jari Prabowo

Salam Dua Jari Prabowo

RABU, 17 APRIL 2019 , 10:27:00