Penjual Merkuri Ilegal Lebong Tandai Ditangkap Polisi

Hukum  SABTU, 25 NOVEMBER 2017 , 00:37:00 WIB | LAPORAN: IRMAN DINATA

Penjual Merkuri Ilegal Lebong Tandai Ditangkap Polisi

RMOL Bengkulu

RMOL. Personel Polsek Napal Putih di backup Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Bengkulu Utara, Jumat (24/11/2017) menangkap warga Desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih berinisial SU (53) penjual/pembeli/pengguna merkuri ilegal.

Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Ariefaldi Warganegara melalui AKP Jufri, menjelaskan, dari tangan tersangka SU, polisi mengamankan barang bukti (BB) lima botol kecil berisi 2 ons merkuri, dua botol berisi 3,5 ons, dua botol lainnya berisi 3 ons dan 1.5 ons hasil penggeledahan dari rumah tersangka.

Rencana SU, merkuri tersebut akan dijual ke penambang tradisional di Desa Lebong Tandai untuk digunakan sebagai proses pemurnian emas.

"Awalnya kita terima informasi dari masyarakat, kemudian melakukan koordinasi dengan Polsek Ketahun dan Polsek Napal Putih melakukan penangkapan. Setelah dipastikan SU yang ketika itu menumpang mobil tujuan Lebong Tandai memiliki merkuri ilegal," jelas Jufri didampingi Kapolsek Napal Putih, Ipda Regi Halili kepada RMOL Bengkulu.

Jufri menambahkan, pihaknya juga mendalami keterlibatan orang lain dalam kasus tersebut, yang selama ini bertindak sebagai penampung dan penjual merkuri di wilayah Lebong Tandai.

"Kami juga mendalami keterlibatan orang lain selain tersangka," pungkas Jufri.

Untuk diketahui, proses pemurnian emas menggunakan merkuri mulanya dari hasil tanah yang diambil, kemudian diolah, akhirnya terpisah antara emas dan bukan mas. Namun setelah proses pemisahan itu, limbah merkuri ini menimbulkan pencemaran.[N14]


Komentar Pembaca
AM Fatwa Sang Pejuang Sejati

AM Fatwa Sang Pejuang Sejati

KAMIS, 14 DESEMBER 2017 , 13:00:00

Pembacaan Sumpah Pemuda Secara Serentak

Pembacaan Sumpah Pemuda Secara Serentak

RABU, 13 DESEMBER 2017 , 11:00:00

Lawatan Rizal Ramli Di Maluku Utara

Lawatan Rizal Ramli Di Maluku Utara

SABTU, 02 DESEMBER 2017 , 17:00:00