Tiga Penyakit Ini Meningkat Menyerang Kesehatan Masyarakat Lebong

Daerah  KAMIS, 23 NOVEMBER 2017 , 07:41:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Tiga Penyakit Ini Meningkat Menyerang Kesehatan Masyarakat Lebong

RMOL/Bengkulu

RMOL. Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebong mencatat penyakit Infeksi Saluran pernapasan (Asma/batuk-batuk), Kulit Alergi dan Tipes pada tahun 2017 mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir. Penyakit ini merupakan tiga dari sepuluh jenis penyakit yang paling banyak menyerang masyarakat di Kabupaten Lebong.

Bila melihat data masing-masing Pukesmas, secara keseluruhan jumlah pasiennya masih mencapai ratusan orang,” ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebong, Rachman, kepada RMOL Bengkulu usai monitoring seluruh pukesmas, Rabu (22/11/2017).

Data yang berhasil dihimpun RMOL Bengkulu Rabu (22/11/2017). Ada sepuluh penyakit terbanyak pada tahun 2016 diantaranya, penyakit Ispa sebanyak 1.111 pasien, darah tinggi 886 pasien, Maag 577 pasien, Asma atau batuk-batuk 243 pasien, Rematik 463 pasein, Demam 557 pasien, kulit alergi 202 pasien, Diare 469 pasien, Kecelakaan/ruda paksa 494 pasien dan Tipes sebanyak 120 pasien.

Sedangkan, pada triwulan ketiga per Oktober tahun 2017 tujuh penyakit paling banyak menyerang masyarakat Lebong tersebut mengalami penurunan signifikan. Seperti penyakit Ispa menurun sebanyak 722 pasien, darah tinggi 559 pasien, Maag 395 pasien, Rematik 290 pasien, demam 265 pasien, Diare 240 pasien serta kecelakaan/ruda paksa sebanyak 494 pasien.

Sementara tiga penyakit ini mengalami peningkatan, asma atau batuk-batuk mengalami peningkatan dari 243 pasien menjadi 303 pasien, penyakit kulit alergi dari 202 menjadi 251 pasien serta pasien Tipes dari 120 pasien menjadi 127 pasien,” rinci Rachman.

Selain itu, ia menghimbau untuk mengatasi permasalahan tersebut, supaya masyarakat menjalankan pola hidup sehat dilingkungan masyarakat.

Gerakan masyarakat (Germas)  hidup sehat adalah salah satu upaya pencegahan dini. Misalnya setiap hari melakukan gerakan fisik sekitar 30 menit per hari, mengkomsumsi sayur-sayur dan buah-buahan serta memeriksa kesehatan minimal 6 bulan sekali disetiap Pukesmas. Meskipun kondisi tubuh tidak memberikan tanda-tanda penyakit bukan berarti kita aman dari penyakit” imbuh Ranchman.[R90]



Komentar Pembaca