Meski Copot Kuku Jari, Dimas Ekky Menuju MotoGP

Sport  RABU, 22 NOVEMBER 2017 , 05:32:00 WIB

Meski Copot Kuku Jari, Dimas Ekky Menuju MotoGP

Dimas Ekky/Net

RMOL. Mimpi pembalap muda Indonesia Dimas Ekky untuk melanjutkan prestasinya di ajang balap motor kelas dunia semakin cemerlang. Dimana, pembalap muda ini sukses menempati posisi enam besar klasemen akhir setelah finis ketujuh di balapan Moto2 European Championship terakhir musim ini di Valencia (19/11/2017).

Meski harus mengalami beberapa insiden, beragam pada Minggu terakhir musim CEV International Championship 2017, tidak menyurutkan talenta muda Indonesia ini untuk terus mewujudkan mimpinya berlaga di MotoGP bersama Astra Honda Racing Team (AHRT).

Dimana, Dimas Ekky memulai balapan dengan motivasi besar mendapatkan posisi yang lebih baik, bergerak naik dua tingkat di lap pembuka. Dimas menempati posisi kedelapan di sebagian besar balapan. Setelah bertempur dengan dua pembalap lain di posisi 5 besar, Dimas akhirnya finish ketujuh. Ini adalah performa yang luar biasa dari Dimas, dengan balap sambil menahan rasa sakit di jarinya.

Bahkan, President Director PT Astra Honda Motor Toshiyuki Inuma mengatakan, kemampuan Dimas bersama rekan satu tim nya yang berlaga di Moto3 Andi Gilang, telah meningkat selama musim CEV 2017 dan masih punya potensi untuk berkembang lebih jauh meski beberapa kali mengalami lejadian beragam pada Minggu terakhir musim CEV International Championship 2017.

"Ini adalah prestasi yang cukup baik diberikan talenta muda Indonesia. Bahkan, kemampuan keduanya terus meningkat," jelasnya dilansir RMOL Sumsel.

Pada balapan Moto2 European Championship terakhir musim ini di Valencia, Para pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) mengalami kejadian beragam pada Minggu terakhir musim.

Meski sukses menempati posisi ke-6, Dimas Ekky harus menahan sakig di jari tangannya yang terluka akibat kecelakaan. Sedangkan Andi Gilang terjatuh di dua balapan Moto3 Junior World Championship.

Para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) mengalami kejadian beragam pada Minggu terakhir musim CEV International Championship 2017. Sirkuit Ricardo Tormo dalam kondisi sempurna, Dimas Ekky finis urutan ketujuh di Moto2, setelah dinyatakan fit oleh para dokter di pagi hari sebelum sesi pemanasan.

Dimas mengalami kecelakaan dan kehilangan kuku tangan kirinya, dan keikutsertaannya di balap sempat diragukan. Andi Gilang mengakhiri musim tanpa melewati garis finis, tersingkir di dua kali balapan Moto3 Junior World Championship.

Meski begitu, semangat tinggi terus ditunjukkan talenta muda ini. Dimana ia terus menargetkan meraih lima besar di klasemen keseluruhan.

"Ini tidak mudah, saya kesulitan mengikuti pebalap lain di trek lurus saat balapan. Saya ingin memberikan yang terbaik akhir pekan ini, sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada semua masyarakat Tanah Air yang terus memberikan dukungannya, namun sayangnya jari saya tetap sakit setelah kecelakaan kemarin," jelasnya.

Dimas menerangkan, terus berupaya menunjukkan potensi yang dimiloki, dan telah berusaha untuk mencoba menekan lebih keras di beberapa tikungan. Namun sakit pada jarinya setelah kecelakaan, membuatnya kesulitan.

"Saya ingin mendapatkan hasil yang lebih baik, tapi ini adalah yang terbaik yang bisa saya capai. Terima kasih kepada tim untuk semuanya tahun ini, saya akan bekerja keras menjelang musim depan," ungkapnya.

Hal yang sama juga terjadi pada pembalap muda Andi Gilang, dimana pada balapan pertama, highside di tikungan ke-4 saat lap-lap awal terjadi insiden. Namun Andi lebih beruntung karena, setelah dilarikan ke medical centre, ia tidak mengalami cedera serius dan dinyatakan layak untuk balapan berikutnya.

Pada balapan kedua Andi berjuang meraih poin, namun saat berada di posisi ke-12 kembali mengalami highside di tikungan ke-6 yang membuatnya harus berhenti balapan sebelum waktunya.

"Pada race pertama dan kedua saya membuat kesalahan dan saya jatuh. Sayang sekali menyelesaikan musim seperti ini, karena pada hari Jumat dan Sabtu saya merasa sangat baik. Saya minta maaf kepada tim, dan tahun depan saya akan melakukan yang terbaik," sampainya.

Meski mereka mengalami beberapa insiden, tidak membuat keduanya terpuruk. Pada akhir musim balap, Dimas Ekky berada di urutan keenam di Kejuaraan Moto2 Eropa dengan 102 poin, hasil terbaiknya selama balapan dalam kompetisi internasional. Di Moto3 Junior World Championship, Andi Gilang juga menunjukkan kemajuan besar tahun ini, berada di urutan ke- 17 dengan 29 poin.[N14]



Komentar Pembaca
AM Fatwa Sang Pejuang Sejati

AM Fatwa Sang Pejuang Sejati

KAMIS, 14 DESEMBER 2017 , 13:00:00

Pembacaan Sumpah Pemuda Secara Serentak

Pembacaan Sumpah Pemuda Secara Serentak

RABU, 13 DESEMBER 2017 , 11:00:00

Lawatan Rizal Ramli Di Maluku Utara

Lawatan Rizal Ramli Di Maluku Utara

SABTU, 02 DESEMBER 2017 , 17:00:00