Menolak Diperkosa, Bocah Tewas Mayatnya Dibungkus Karung

Hukum  SABTU, 18 NOVEMBER 2017 , 10:16:00 WIB | LAPORAN: IRMAN DINATA

Menolak Diperkosa, Bocah Tewas Mayatnya Dibungkus Karung

NET

RMOL. Untung tak dapat diraih, malang tak dapat di tolak, ungkapan itu mungkin pas menggambarkan nasib Laura Dwi Lestari (9) Murid SDN 124 Desa Kota Agung, Kecamatan Air Besi yang sempat dinyatakan hilang, Rabu (15/11/2017) dan ternyata ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, 2 hari kemudian.

Ironinya, jasad bocah berambut lurus ini ditemukan terbungkus rapi di dalam karung, Jumat (17/11/2017) pukul 17.00 WIB dibawah jembatan pinggir sungai Desa Kota Agung, dengan kondisi mulai mengeluarkan bau busuk.

Awalnya, pihak keluarga menduga korban hilang diduga diculik makhluk gaib. Lantaran, warga terakhir melihat korban sekitar pukul 16:00 WIB (15/11/2017) hilang menuju jalan dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Kota Agung. Bahkan pihak keluarga telah melaporkan kehilangan putri cantik ini ke pihak kepolisian.

”Semua kemungkinan bisa saja terjadi, kita masih berusaha melakukan pencarian, semoga segera dapat ditemukan," ungkap Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Ariefaldi Warganegara melalui Kasat Reskrim AKP Jufri ketika itu.

”Warga kita yang menemukan mayat dalam karung dekat tepi sungai, tetapi sudah dibawa polisi ke RS Bhayangkara Bengkulu untuk di otopsi," kata Kades Kota Agung, Doni Iswandi kepada RMOL Bengkulu, Jumat (17/11/2017).

Berselang 5 jam penemuan mayat, pihak kepolisian berhasil mengungkap tragedi tersebut. Satreskrim Polres Bengkulu Utara bersama Polsek Air Besi, menetapkan RA (18) tak lain ternyata tetangga korban sebagai tersangka tunggal, berikut dengan barang bukti berupa karung dan pisau yang digunakan RA untuk menghabisi nyawa Laura.

Hasil pemeriksaan sementara, motif pembunuhan adalah pemerkosaan. Laura tewas dipicu karena melakukan perlawanan ketika tersangka ingin diperkosa, panik pria putus sekolah ini langsung menikam korban hingga 7 liang menggunakan pisau dapur ke dada Laura.

"Kooperatif, keluarga RA yang menyerahkannya ke kepolisi," pungkas Jufri.[R90]



Komentar Pembaca
AM Fatwa Sang Pejuang Sejati

AM Fatwa Sang Pejuang Sejati

KAMIS, 14 DESEMBER 2017 , 13:00:00

Pembacaan Sumpah Pemuda Secara Serentak

Pembacaan Sumpah Pemuda Secara Serentak

RABU, 13 DESEMBER 2017 , 11:00:00

Lawatan Rizal Ramli Di Maluku Utara

Lawatan Rizal Ramli Di Maluku Utara

SABTU, 02 DESEMBER 2017 , 17:00:00