Ini Penyebab Ricuh Rapat Kelarifikasi Oknum Dewan Titip Anggaran

Politik  SENIN, 13 NOVEMBER 2017 , 15:25:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Ini Penyebab Ricuh Rapat Kelarifikasi Oknum Dewan Titip Anggaran

RMOL/Bengkulu

RMOL. Disampaikan Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bengkulu, Bahyudin Basrah, insiden ricuh rapat BK yang dijadwalkan hari ini meminta kelarifikasi pernyataan Wakil Ketua II DPRD Kota Bengkulu, Teuku Zulkarnain, terkait ada oknum anggota DPRD Kota yang titip anggaran disalah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, sebagai bentuk ketidak puasan BK saja.

"Insiden itu mungkin sebagai bentuk ketidak puasan saya selaku BK saja, karena begini saudara, Kusmito itu tidak diundang, yang kami undang adalah anggota DPRD, Teuku Zulkarnain, bukan sebagai Wakil Ketua DPRD dan sebelum rapat dibuka tadi ketua BK mengatakan beberapa kali agar bapak Kusmito meninggalkan ruangan, karena rapat ini hanya kelarifikasi saja," kata Bahyudin, Senin (13/11/2017).

Tidak hanya itu lanjut Bahyudin ,Teuku Zulkarnain, juga dinilai tidak sopan dalam menghadiri rapat.

"Beliau hadir pakai baju kaos, pakai topi tidak dilepas, sedangkan TNI dan Polisi kalau didalam ruangan topi kebanggan dilepas apaka itu termasuk sopan, jadi jangan hanya mencari kesalahan orang lain diri sendiri tidak dievaluasi," ucap Bahyudin.

Sementara itu Ketua BK DPRD Kota Bengkulu, Suimi Fales, kecewa dengan, Teuku Zulkarnain, yang tidak mampu untuk menyampaikan siapa oknum dewan yang menitip anggaran tersebut.

"Terus terang kami BK yang hadir pada saat ini kecewa, karena apa yang disampaikan oleh saudara Teuku, dibeberapa media bahwa dia akan membongkar semua tapi pada kenyataanya tidak mampu," kata Suimi.

Suimi juga menyampaikan, pemanggilan terhadap Teuku sudah sesuai dengan aturan yang ada, "Terkait aturan Pasal 61 terkait pemanggilan dan kelarifikasi harus ada surat pengaduan, namun didalqm sestem hukum kita tentu ada hal-hal yang perlu dicermati, ada persoalan hukum yqng mengharuskan ada aduan ada juga yang tidak artinya ini bukan persoalan," jelas Suimi.

"Kita akan melakukan pemanggilan ulang kepada saudara Teuku Zulkarnain," demikian Suimi.[R90]



Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

KPK Memuakkan!

KPK Memuakkan!

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Alexis Jadi Al-Ikhlas, Bisakah?

Alexis Jadi Al-Ikhlas, Bisakah?

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 , 13:00:00