Diduga Pengaruh Lem Aibon, Wanita Ini Ditemukan Gantung Diri

Daerah  SENIN, 13 NOVEMBER 2017 , 07:15:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Diduga Pengaruh Lem Aibon, Wanita Ini Ditemukan Gantung Diri

RMOL/Bengkulu

RMOL. Diduga pengaruh Lem Aibon, Rina Rindayu (22), Warga Desa Pungguk Pedaro Kecamatan Bingin Kuning, ditemukan tewas gantung diri oleh ibu kandungnya di kediamannya, minggu (12/11).

Diceritakan, Kapolres Lebong, AKBP. Andree Ghama Putra melalui Kapolsek Lebong Selatan, Iptu. Teguh Ari Aji, menurut keterangan ibu korban, Rosdiana (50), yang pada saat itu berada di lokasi. Sekitar pukul 11.45 Wib ibunya sempat menanyakan kepada korban  atas permintaan korban meminta sebuah tali kepada ibunya tersebut. Karena pertanyaan ibunya tak dijawab, permintaan korban tak di hiraukan oleh ibunya.

Meskipun tak diberikan oleh ibunya, korban justru tetap mencari tali di dalam rumah atau tepatnya diruang keluarga, sekaligus menutup pintu ruangan tersebut. Melihat tingkah laku korban yang terbilang aneh tersebut. Sekitar pukul 12.05 WIB, ibu korban langsung mengintai korban sembari membuka pintu ruangan yang telah ditutup korban tadi.

Alhasil, korban dilihat ibunya dengan kondisi tergantung  yang talinya diikat di atas Plafon ruangan tersebut. Melihat korban, ibunya langsung memeluk korban sambil meneriakkan minta tolong kepada saudara kandung korban,Fitri (30), untuk memotong tali tersebut. Korban sempat dilarikan ke RSUD Lebong untuk mendapatkan perawatan medis. Setiba disana, korban sempat terselamatkan karena denyut jantung korban masih berdetak.

"Namun, info terakhir yang kita dapatkan dari pihak RSUD, sekitar pukul 14.20 Wib. Korban sudah dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit,” terang Teguh.

Disisi lain, lanjut Teguh, dari hasil informasi yang berhasil di himpun Polsek Lebong Selatan. Korban diduga mengalami halusinasi, akibat pengaruh sering menghirup Lem Aibon.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan yang kita temukan, Hanya saja informasi yang kita dapatkan, korban mengalami persepsi dalam kondisi sadar tanpa adanya rangsang nyata terhadap indera atau biasa disebut Halusinasi,” singkat Teguh.[R90]

   

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

KPK Memuakkan!

KPK Memuakkan!

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Alexis Jadi Al-Ikhlas, Bisakah?

Alexis Jadi Al-Ikhlas, Bisakah?

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 , 13:00:00