Gusril Pausi Pertahankan Program BJB, Untuk Kaur Berkualitas

Pendidikan  KAMIS, 02 NOVEMBER 2017 , 20:24:00 WIB | LAPORAN: YETTI RAHMADANI

Gusril Pausi Pertahankan Program BJB, Untuk Kaur Berkualitas

Gusril Pausi Bersama Siswa Penerima Program BJB

RMOL. Sebagai salah satu upaya pemerintah Kabupaten Kaur meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan dalam rangka melahirkan generasi-generasi yang mampu membangun daerah lebih baik, maka program Bintang Jemput Bintang (BJB) bidang pendidikan akan terus dipertahankan.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Bupati Kaur Gusril Pausi, saat melakukan kunjungan ke negara Jerman menemui 7 siswa berprestasi yang mendapatkan beasiswa sekolah ke luar negeri oleh Pemkab Kaur.

Saat ini Pemkab Kaur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah mengirim 10 orang siswa untuk mengikuti pendidikan diluar negreri, yakni 7 siswa di negara Jerman, 2 siswa di negara Inggris dan 1 siswa di Amaerika Serikat, sedangkan 2 orang siswa lainnya sekarang ini tengah mengikuti kursus berbahasa inggris di Kota Bengdung Jawa Barat.

"Saya tegaskan dan pastikan program pendidikan BJB ini kan berlanjut untuk putra putri berprestasi dan terbaik Kabupaten Kaur untuk dikirim belajar ke Jerman," kata Gusril Pausi.

"Saat ini baru 10 orang yang kita kirim ke belajar ke luar negeri, bulan depan ada 2 orang siswa lagi yang menyusul," ucapnya.

Gusril pun berharap, proram BJB ini tidak hanya dilakukan di Kaur namun juga diikuti oleh kabupaten lain yang ada di Provinsi Bengkulu. Untuk itu ia akan menyampaikan langsung dan meminta kepada Plt Gubernur Bengkulu Rohidun Mersyah agar bupati dan walikota memprioritaskan mutu pendidikan.

"Setelah melihat langsung anak-anak Kaur yang menempuh pendidikan di Jerman yang sangat luar biasa, sepenuhnya saya akan mensupport dan mendukung," tegasnya.

Sementara itu, melalui akun facebooknya Yayan Budiman salah satu siswa Kaur yang mendapatkan beasiswa BJB di Jerman mengungkapkan rasa terimaksihnya kepada Bupati Kaur Gusril Pausi beserta Kepala Dinas Pendidikan Three Marnope, yang telah melakukan kunjungan langsung melihat sistem belajar dan mutu pendidikan yang ada di Berlin Jerman pada 29 Oktober 2017 lalu.

Ia mengatakan jika Gusril Pausi sangat membara dan penuh antusias menyatakan dukungannya bahwa program BJB dilanjutkan.

"Program BJB ini akan kami lanjutkan dan kami telah menunjukkan keseriusan kami dengan telah di buatnya kerjasama antara Pemkab Kaur dengan Universitas Bonn pada tanggal 25 Oktober 2017," kata pak Gusril yang waktu itu memakai jas dingin ala Rusia.

Dengan dilanjutkannya Program ini tentu membawa angin segar bagi pendidikan di Kabupaten Kaur yang notabene adalah kabupaten termiskin di provinsi Bengkulu.

Program yang selama ini telah menjadi program andalan Pemkab Kaur, dengan segala keterbatasan dan predikat kabupaten termiskin Kaur mampu memberikan pendidikan yang terbaik bagi siswa-siswa Kaur yang ingin maju meningkatkan kualitas pembangunan di kabupatennya.

"Sudah sangat jelas sekali berita ini akan menjadi pemecut semangat untuk pelajar seluruh kabupaten Kaur untuk terus berpacu dan meningkatkan prestasi demi mencapai mimpi kuliah diluar negeri," ujar Yayan.

Kesempatan yang terbilang sangat langka, mengingat bahwa sampai saat ini hanya Kabupaten Kaur yang mempunyai program belajar diluar negeri di Bengkulu dan Indonesia pada umumnya.

Selain program BJB belajar ke luar negeri, tentu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kaur tidak membiarkan kualitas pendidikan di kabupatennya terbengkalai. Terbukti hingga saat ini sekolah Pentagon masih berdiri dengan memiliki lebih dari 100 orang siswa dari luar kabupaten Kaur bahkan Provinsi Bengkulu, demi menuntut ilmu yang lebih berkualitas. [Y21]




Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

KPK Memuakkan!

KPK Memuakkan!

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Alexis Jadi Al-Ikhlas, Bisakah?

Alexis Jadi Al-Ikhlas, Bisakah?

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 , 13:00:00