Bengkulu Selatan Prioritaskan Perpustakaan Mulai Dari Desa

Pendidikan  RABU, 11 OKTOBER 2017 , 00:48:00 WIB | LAPORAN: YETTI RAHMADANI

Bengkulu Selatan Prioritaskan Perpustakaan Mulai Dari Desa

Net

RMOL. Dalam rangka mewujudkan Kabupaten Bengkulu Selatan sebagai wilayah sentral pendidikan di Provinsi Bengkulu, pemerintah daerah mencanangkan berdirinya perpustakaan di setiap desa. Pembangunan perpustakaan desa ini didukung penuh oleh 142 kepala desa di Bengkulu Selatan.

Hal ini terbukti dengan telah berdirinya perpustakaan desa di Desa Sukarami Kecamatan Air Nipis. Dengan adanya perpustakaan di desa diharapkan dapat menjembati jurang pendidikan yang selama puluhan tahun menghambat laju pertumbuhan ekonomi.

"terutama ini bentuk dukungan kita terhadap pemerintah daerah terutama Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud untuk memajukan kabupaten ini dengan cara pendidikan dengan membangun perpustakaan desa, yang akan menjadi gudang ilmu kedepannya," kata Kepala Desa Sukarami, Midian Efendi.

Nantinya buku-buku yang ada di perpustakaan desa disesuaikan dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki desa, supaya pengetahuan dan kreativitas masyarakat terbentuk secara maksimal.

Dikatakan Midian, pembangunan perpusatakaan desa di Desa Sukarami tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp 284 juta.

"Anggaran yang digunakan dalam membangun perpustakaan desa ini sebesar Rp 284 juta," ujarnya.

Sementara itu Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud, mengungkapkan pembangunan perpustakaan desa ini diharapkan dapat menunjang kualitas hidup masyarakat desa lebih baik lagi.

Pembangunan perpustakaan desa ini sejalan dengan program rencana bupati yang telah menganggarkan pembangunan perpustakaan daerah yang dicanangkan akan menjadi perpustakaan termegah di wilayah Sumatera, dimana perpustakaan tersebut akan dibangun empat lantai dengan dana investasi sebesar Rp 6 miliar.

"Kami menginvestasikan banyak uang untuk membenahi pendidikan di Bengkulu Selatan, dan itu semua dilakukan demi mewujudkan pendidikan yang bermutu dan peningkatan kualitas generasi penerus di Bengkulu Selatan," jelas Dirwan.

Disisi lain, program pembangunan perpustakaan disetiap desa melalui anggaran Dana Desa ini masih terkendala lahan.

Kepala Perpustakaan Daerah Bengkulu Selatan Edi Susanto menyampaikan, hingga September ini baru ada satu perpustakaan baru yang dibangun di Kabupaten Bengkulu Selatan.

"Saat ini, hanya ada satu perpustakaan desa yang dibangun dengan memanfaatkan Dana Desa. Kesulitan mencari lahan menjadi salah satu penyebabnya," kata Edi.

Perpustakaan desa yang ideal menurut Edi, mesti berada jauh dari kantor desa. Pembangunan gedung terpisah itu dilakukan guna memberikan suasana tenang dan nyaman bagi pengunjung.

Saat ini, Bengkulu Selatan hanya memiliki lima perpustakaan desa dari total 142 desa yang ada di Kabupaten Bengkulu Selatan. Empat perpustakaan dibangun atas sumbangan salah satu perusahaan minuman soda internasional, sementara satu perpustakaan dibangun melalui pemanfaatan dana desa.

"Kami berharap seluruh desa di Bengkulu Selatan, nantinya mambangun perpustakaan agar masyarakat desa dapat lebih jauh melihat informasi," katanya. [Y21]

Komentar Pembaca
Liburan Seru dengan Angkutan Umum

Liburan Seru dengan Angkutan Umum

SABTU, 16 DESEMBER 2017 , 09:00:00

Jika Langgar Aturan, Jangan Harap Ada DWP Lagi!

Jika Langgar Aturan, Jangan Harap Ada DWP Lagi!

JUM'AT, 15 DESEMBER 2017 , 15:00:00

AM Fatwa Sang Pejuang Sejati

AM Fatwa Sang Pejuang Sejati

KAMIS, 14 DESEMBER 2017 , 13:00:00