Bila Terjadi Kerugian Negara Warga Lebong Siap-Siap Dipolisikan

Politik  SELASA, 03 OKTOBER 2017 , 12:27:00 WIB | LAPORAN: IRMAN DINATA

RMOL. Pasca diberhentikannya pembangunan gapura tapal batas antara Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Lebong di Kecamatan Girimulya beberapa waktu lalu oleh warga Lebong, membuat DPRD Bengkulu Utara angkat bicara dan memperingatkan warga Lebong.

Wakil Ketua I DPRD Bengkulu Utara, Bambang Irawa, kepada RMOL Bengkulu mengingatkan warga Lebong terkait kerugian negara yang akan ditimbulkan dari terhentinya pembangunan gapura tapal batas, maka pihaknya menyarankan hal tersebut dilaporkan ke penegak hukum.

"Kita semua tidak menginginkan terjadi kerugian negara, namun jika hal itu benar-benar terjadi secepatnya untuk dilaporkan ke polisi," jelas Bambang berpendapat.
 
Untuk mengetahui permasalahan yang sebenarnya dan menyerap aspirasi dari para pekerja yang membangun gapura tapal batas dan warga disekitar lokasi, Bambang berencana akan turun langsung ke lapangan bersama anggota DPRD lainnya.

"Kita akan bicarakan di komisi karena ini jelas sudah ada aturannya Permendagri Nomor 20 tahun 2015, kita juga ingin melihat dari dekat kondisi yanv sebenarnya terjadi," katanya. [Y21]

 

Komentar Pembaca
Menteri Enggar Urus Telur Saja Tidak Becus!

Menteri Enggar Urus Telur Saja Tidak Becus!

RABU, 18 JULI 2018 , 13:00:00

Negara Merugi, Jokowi Ikut Menikmati?

Negara Merugi, Jokowi Ikut Menikmati?

SENIN, 16 JULI 2018 , 15:00:00

Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

SENIN, 16 JULI 2018 , 13:00:00

Yudi Dan Sutardi Pakai Baju Golkar Di KPU

Yudi Dan Sutardi Pakai Baju Golkar Di KPU

SELASA, 17 JULI 2018 , 14:38:00

Berkelopak Enam

Berkelopak Enam

MINGGU, 15 JULI 2018 , 09:31:00

Kontingen BU Pesparawi XII

Kontingen BU Pesparawi XII

SENIN, 16 JULI 2018 , 12:58:00